Ahok Ungguli SBY dalam Survei Calon Presiden  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jakarta Sulit Air Bersih, Ahok: Olah Air Limbah

    Jakarta Sulit Air Bersih, Ahok: Olah Air Limbah

    TEMPO.CO, Jakarta -  Nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama muncul di urutan ketiga dalam survei elektabilitas tokoh dalam pemilihan presiden oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS). Ia menyalip popularitas mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Presiden Joko Widodo muncul diurutan pertama disusul rivalnya dalam pemilihan presiden tahun lalu, Prabowo Subianto. Dengan suara 4,9 persen, nama Ahok bahkan mengungguli popularitas Susilo Bambang Yudhoyono.

    Setelah SBY, di urutan kelima ada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Pekan lalu, Ridwan dan Basuki perang kata-kata di media online tentang sungai di kawasan Mal Epicentrum yang dibuat Kamil dan disebut Ahok bikin banjir. Keduanya disebut-sebut bakal bersaing dalam pemilihan Gubernur Jakarta tahun depan.

    Menanggapi hasil survei itu, Ahok tak banyak komentar. “Jauh banget, ngapain ribut?” katanya.  

    CSIS mewawancarai secara tatap muka 1.183 responden pada 14-21 Oktober 2015. Dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting untuk pemilihan gubernur 2017, Ahok juga paling populer dengan 23 persen dari total responden 631 orang. Ia berada di posisi pertama, unggul atas Ridwal Kamil, Fauzi Bowo, Tantowi Yahya, dan Abraham Lunggana.

    VINDRY FLORENTIN

    Baca juga:
    Wawancara Jokowi: Terungkap, Ini Pukulan Terberat Presiden
    Dewie Limpo Terjerat Suap: Inilah Sederet  Fakta Mengejutkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.