Pengusaha yang Suap Dewie Limpo Pecandu Narkoba

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR Fraksi Hanura, Dewi Yasin Limpo di mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis dini hari, 22 Oktober 2015. Selain Dewie, KPK menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus yang sama. ANTARA/M Agung Rajasa

    Anggota DPR Fraksi Hanura, Dewi Yasin Limpo di mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis dini hari, 22 Oktober 2015. Selain Dewie, KPK menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus yang sama. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan Stafanus Harry Jusuf positif menggunakan narkoba. Ia pengusaha yang dicokok dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi pekan lalu dalam dugaan suap kepada anggota DPR Fraksi Hanura, Dewie Yasin Limpo.

    Stefanus tak ditahan KPK dan diserahkan ke Polda Metro Jaya karena kepemilikan 0,67 gram narkoba. "Pagi dites urine, ternyata dia positif menggunakan narkoba," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Eko Daniyanto pada Senin, 26 Oktober 2015.

    Stefanus saat ini sudah diserahkan ke lembaga rehabilitasi BNN di Lido. "Statusnya sekarang sedang direhabilitasi. Ia mengaku baru menjadi pengguna selama dua bulan," ujar Eko.

    Harry ditangkap KPK bersama lima orang lainnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Harry ditangkap bersama seorang ajudan, Depianto; sekretaris pribadi anggota DPR dari Hanura Dewie Yasin Limpo, Rinelda Bandaso; pengusaha yang juga rekan Harry, Septiadi; Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Deiyai, Papua, Iranius; serta seorang sopir mobil sewaan.

    Menurut Eko, narkoba itu didapatkan Harry dari diskotek di daerah Jakarta Barat. "Dia dapatkan di diskotek Miles," tuturnya.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.