Rumah Sakit di Filipina Siaga Hadapi Kabut Asap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kapal melintas di dekat dermaga yang tertutup kabut asap. Negara Indonesia dituding sebagai penyebab bencanan kabut asap di Singapura, 29 September 2015. REUTERS / Edgar Su

    Sebuah kapal melintas di dekat dermaga yang tertutup kabut asap. Negara Indonesia dituding sebagai penyebab bencanan kabut asap di Singapura, 29 September 2015. REUTERS / Edgar Su

    TEMPO.CO, Manila - Pemerintah Filipina menyatakan status siaga terhadap sejumlah rumah sakit setelah kabut asap dari Indonesia menyelimuti negara itu. Otoritas Filipina telah mengeluarkan peringatan bahwa asap menjadi semakin berbahaya di pulau-pulau selatan.

    "Departemen kesehatan meminta kepada mereka yang memiliki masalah pernapasan atau penyakit pernapasan untuk memakai masker di wilayah yang diselimuti kabut asap," kata juru bicara kepresidenan, Herminio Coloma, seperti dilansir Channel News Asia pada 25 Oktober 2015.

    Coloma juga menambahkan, rumah sakit di wilayah selatan siap menerima siapa pun yang terkena dampak kabut asap.

    Kabut asap juga telah membuat sejumlah penerbangan ke pulau-pulau tengah dan selatan dibatalkan atau ditunda pada hari Minggu, 25 Oktober 2015, karena penebalan kabut asap.
     
    Kebakaran hutan Indonesia merupakan kejadian tahunan, tapi cuaca kering telah memperburuk kondisinya pada tahun ini.

    Kabut asap di Filipina relatif lebih ringan dibandingkan dengan bagian lain di Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Singapura, salah satu yang paling parah, pada hari Minggu mendesak sesama anggota ASEAN mengambil tindakan tegas menjelang pertemuan puncak pemimpin ASEAN di Malaysia bulan depan.

    CHANNEL NEWS ASIA | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.