Diduga Keracunan Asap Pompa Air, Dua Santri Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Mayat

    Ilustrasi Mayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua santri Pondok Pesantren An-naqsabandiyah, di Dusun Ombul, Desa Bringin, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur tewas dan dua lainnya pingsan usai membersihkan sumur di lingkungan pesantren, Sabtu, 24 Oktober 2015.

    "Korban tewas atas nama Fathor dan Masudi, sedang Abdullah kritis dan satu santri bernama Rizal sudah sadarkan diri," kata Kepala Puskesmas Tambelangan, Mohammad Romzah, Sabtu 24 Oktober 2015.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Romzah, ke empat korban mengalami kekurangan oksigen saat berada dalam sumur sedalam 40 meter. Kondisi itu diperparah karena ada gangguan asap dari mesin pompa air yang digunakan ke empat santri untuk menguras sumur.

    "Korban Abdullah langsung dirujuk ke RSUD Sampang karena kondisi memburuk," ujar Romzah.

    Muhammad, salah satu santri menuturkan nahas yang menimpa ke empat rekannya itu bermula sabtu pagi saat kegiatan bersih-bersih lingkungan pesantren. Masudi, Fathor, Abdullah dan Rizal mendapat bagian tugas membersihkan sumur pakai mesin pompa air.

    Setelah sumur selesai dikuras, kata Muhammad, mereka hendak membuang sampah di dasar sumur. Fathor dan Masudi turun ke dalam. Tak lama berselang, kedua santri berteriak minta tolong dari dalam sumur karena merasakan pusing dan mual.

    Abdullah lantas turun untuk memberikan pertolongan, namun setelah sampai di dasar, Abdullah juga langsung pusing. "Rizal juga turun ternyata pusing juga, beruntung dia kuat hingga bisa membawa tiga rekannya naik ke atas," kata Muhammad.

    Sesampainya di atas, ke empat Santri langsung di larikan ke puskesmas Tambelangan, namun Fathor dan Masudi meninggal dalam perjalanan. Semua korban mengalami gejala pusing, sesak nafas dan mual.

    MUSTHOFA BISRI

    Baca juga:

    Ribut Risma Tersangka: 5 Hal Ini Mungkin Anda Belum Tahu
    Skandal Suap: Terkuak, Ini Cara Dewie Limpo Bujuk Menteri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.