Bertemu Jokowi, Megawati juga Bahas Koalisi Indonesia Hebat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menerima potongan tumpeng pertama dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam acara HUT PDIP ke-42 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, 10 Januari 2015.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Jokowi menerima potongan tumpeng pertama dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam acara HUT PDIP ke-42 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, 10 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri ‎mengaku sempat membahas mengenai Koalisi Indonesia Hebat dan internal partai saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo hari ini. Pembahasan ini terkait dengan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah yang dua bulan lagi akan digelar.

    "Membahas masalah internal partai, juga KIH," ucap Megawati saat melakukan konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2015.

    Menurut Megawati, pemilu kepala daerah serentak merupakan pertaruhan bagi pemerintah karena baru pertama kali digelar.

    Sebagai koalisi yang mengusung pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, Megawati mengaku KHI mendukung pemerintah dalam menyukseskan gelaran itu. "Kami sangat concern terhadap stabilitas dan keamanannya."‎

    Megawati meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak ketiga yang ingin mengacaukan jalannya pilkada.

    Megawati juga menceritakan kepada Jokowi tentang perjalanannya ke Korea Selatan dan Cina saat menghadiri konferensi partai politik di Asia (ICAPP). Konferensi tersebut, menurut Megawati, membicarakan mengenai permasalahan global. "Saya bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping dan menerima gelar honoris causa."

    FAIZ NASHRILLAH‎

    Baca juga:
    Skandal Suap: Terkuak, Ini Cara Dewie Limpo Bujuk Menteri
    Dewie Limpo Terjerat Suap: Inilah Sederet  Fakta Mengejutkan!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.