Nenek Presiden Jokowi Sakit Bertahun-tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas kebakaran lahan di desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015. Jokowi melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kalimantan Selatan. ANTARA/Herry Murdy Hermawan

    Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas kebakaran lahan di desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015. Jokowi melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kalimantan Selatan. ANTARA/Herry Murdy Hermawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sani Wirorejo, nenek dari Presiden Joko Widodo, meninggal pada usia 100 tahun, Jumat, 23 Oktober 2015, pukul 22.30. Eyang Sani adalah ibu kandung Sujiatmi Noto Miharjo, ibu Presiden Jokowi.

    Sani Wirorejo meninggal di Solo, Jawa Tengah. Salah satu kerabat, Widodo Prasetyo, mengatakan Sani berada di atas tempat tidur sekitar tiga tahun. "Karena faktor usia yang sudah sangat sepuh," katanya, Sabtu, 24 Oktober 2015.

    Bahkan, ibu dari Sujiatmi Noto Miharjo itu sudah sepuluh tahun tidak pernah keluar dari rumah. "Meski sudah tidak sehat, ingatannya masih sangat kuat," katanya.

    Selama sakit, Sani dirawat keluarganya di kediaman salah satu anaknya, Miyono. Keluarga mendatangkan dokter untuk memeriksa kesehatannya. "Perawatan home care dari rumah sakit," katanya.

    Rencananya, jenazah akan dikebumikan di pemakaman umum Desa Mundu, Gondangrejo, Karanganyar. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Achmad Yani Nomor 297-299, Kampung Gondang, RT 06 RW 02, Manahan.

    Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden Jokowi pagi ini langsung pulang ke Solo. "Pagi ini akan melayat di rumah duka," kata Pratikno di rumah duka, Sabtu, 24 Oktober 2015.

    Kemungkinan, Jokowi langsung kembali ke Jakarta pada sore hari dan melanjutkan perjalanan ke Amerika. "Agenda tersebut tidak mungkin dibatalkan," katanya. Sebab, persiapan untuk acara tersebut sudah dilakukan sejak lama.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.