Kapolri Setuju Pelaku Pedofilia Dikebiri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri RI Jenderal Badrodin Haiti saat menghadiri Konferensi Asia Afrika Parlementer di Gedung DPR Senayan, Jakarta, 23 April 2015. Dia menyempatkan membaca beberapa koran di mobilnya selama perjalanan. TEMPO/Dewi Suci Rahayu

    Kapolri RI Jenderal Badrodin Haiti saat menghadiri Konferensi Asia Afrika Parlementer di Gedung DPR Senayan, Jakarta, 23 April 2015. Dia menyempatkan membaca beberapa koran di mobilnya selama perjalanan. TEMPO/Dewi Suci Rahayu

    TEMPO.CO, JakartaKepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pelaku kejahatan seksual, terutama pedofilia, dapat dikenai hukuman yang memberikan efek jera. Bila kejahatan dilakukan lebih dari satu kali, pelaku diusulkan untuk dikebiri dengan menggunakan bahan kimia.

    "Supaya memberikan efek jera," kata dia di ruang rapat utama Markas Besar Polri, Rabu, 21 Oktober 2015.

    Badrodin menambahkan, bila pelaku merupakan orang tua korban, hak asuh orang tua dapat dicabut. "Tapi kalau pencabutan hak asuh harus melalui pengadilan dulu. Itu semua masih kami godok," ujarnya.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mempertimbangkan hukuman kebiri bagi kejahatan seksual terhadap anak. Jaksa Agung M. Prasetyo mengatakan tambahan hukuman ini diberikan karena kejahatan tersebut sudah masuk kategori kejahatan luar biasa. 

    Prasetyo mengatakan mekanisme mengebiri bisa dengan disuntik untuk menambah hormon perempuan. Prasetyo mengatakan negara-negara maju sebenarnya sudah melakukan praktek kebiri. Menurut dia, tujuan utama pemberlakuan hukuman kebiri adalah memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan seksual. 

    DEWI SUCI RAHAYU | ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.