Survei: Masyarakat Menilai Jokowi-JK di Arah yang Benar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Jokowi-JK. (Ilustrasi: Majalah Tempo)

    Ilustrasi Jokowi-JK. (Ilustrasi: Majalah Tempo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menunjukkan persepsi masyarakat terhadap arah pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla termasuk positif. Pemerintah Jokowi-JK dinilai berada di arah yang benar.

    "Apakah mereka merasa bangsa ini berjalan ke arah yang tepat atau salah, 56,5 persen responden menyatakan bangsa kita dengan pemerintahnya berjalan ke arah yang benar," kata Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan di kantor SMRC, Jalan Cisadane Nomor 8, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2015.

    Djayadi dan timnya melakukan survei terkait dengan kinerja dan evaluasi publik secara nasional tentang setahun pemerintah Jokowi-JK. Penelitian ini diadakan pada 6-13 Oktober 2015. "Meski belum 60 persen, angka ini masih positif," ucap Djayadi.

    Namun sekitar 20 persen responden menilai pemerintah Jokowi-JK salah jalan. Sedangkan yang memilih tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 16,6 persen responden. "Dari sini, kita bisa melihat secara positif arah kepemimpinan Jokowi dan JK," tutur Djayadi.

    Survei ini memakai metode penarikan sampel random multitahap dengan 1.220 responden. Hasil survei tersebut memiliki margin of error sekitar 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Menurut Djayadi, penelitian ini dilakukan dengan cara mewawancarai responden secara langsung di lapangan. Kategori desa-kota, agama, jenis kelamin, etnis, dan wilayah juga dinilai representatif.

    REZKI ALVIONITASARI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.