Karya Anak Indonesia Raih Juara di Polandia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi - Piala Juara 1. KOMUNIKA ONLINE

    Ilustrasi - Piala Juara 1. KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu lagi anak bangsa yang mengharumkan nama Indonesia. Ethan Daniel Lee, murid sekolah Ananda Visual Art di Bandung, memenangkan the 18th International Childrens and Young Peoples Art Competition untuk kategori karya seni anak usia 5-7 tahun.

    Kompetisi diselenggarakan Children's Creative Art Center and Gallery di Torun, Polandia bekerja sama dengan Kementerian Budaya dan Warisan Nasional, Polandia, demikian Sekretaris Tiga KBRI Warsawa, Jorrie Andrean, kepada Antara London, Minggu, 18 Oktober 2015.

    Direktur Children's Creative Art Center and Gallery Dariusz Delik menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 20.915 karya seni anak-anak usia 5-19 tahun yang berasal dari 54 negara. Selain Indonesia, beberapa karya seni dari negara Asia lainnya adalah Tiongkok, Thailand, Filipina, Singapura, dan Sri Lanka.

    Dubes RI Warsawa, Peter Frans Gontha, mengungkapkan kegembiraannya atas masuknya karya seni anak Indonesia di kompetisi bergengsi dimaksud.

    Diharapkan akan lebih banyak lagi karya seni anak bangsa yang bertanding di berbagai kompetisi internasional, baik di Polandia maupun negara-negara lainnya. Disebutkan bahwa karya seni anak Indonesia memiliki ciri khas dan kualitas yang tidak kalah dengan negara lain.

    International Childrens and Young Peoples Art Competition merupakan salah satu kompetisi terbesar dan bergengsi di Eropa dalam bidang seni untuk anak-anak dan remaja.

    Selain Ethan, tahun ini kompetisi juga diikuti karya seni anak Indonesia lainnya dari Ananda Visual Art School yaitu Bella Christa, Matthew Frederick Immanuel, Victoria Gail Gan, Marvel Lucky Sanders, dan Castiel Sebastian Huang. Sekolah seni di Bangkalan mengirimkan karya seni Muhammad Abrar Butt dan Kemal Alvath, serta karya seni Malya Sasmaya dari sekolah Daun Sanggar Lukis Anak di Gresik.

    ANTARA


    Baca juga:

    Duh, JK Mau Evaluasi KPK, Terlalu Banyak Tangkap Orang?
    Reshuffle Kabinet, Ruhut: Menteri Enggak Mampu Sila Ngaca Diri!

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.