Hari Ini, Pansus Pelindo II Kumpulkan Data dari JICT  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rieke Diah Pitaloka. Dok. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Rieke Diah Pitaloka. Dok. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Panitia Khusus Pelindo II Rieke Diah Pitaloka mengatakan Pansus Pelindo II akan mulai menggelar rapat, Selasa ini, untuk mengumpulkan data dan menggali informasi terkait dengan berbagai kasus yang melibatkan PT Pelindo II. "Kami akan bekerja di Pansus mulai Selasa, pukul 4 sore," katanya setelah menggelar rapat tertutup di ruang Pansus, Kompleks Parlemen, Senayan, kemarin.

    Rieke mengatakan, dalam sidang perdana nanti, Pansus akan mengundang Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) untuk dimintai keterangan perihal kontrak kerja PT Pelindo II. "Ada masalah pekerjaan dan karena sebagian mereka juga ada di manajemen, tentu datanya bisa digali dari mereka," ujarnya.

    Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini berharap Serikat Pekerja JICT berbicara sesuai dengan fakta. Karena itu, sejak awal Pansus sudah meminta JICT membawa data lengkap ketika bertemu ke DPR hari ini. "Mulai bulan ini kami akan mengumpulkan data sebanyak-banyaknya dari berbagai pihak," ujar Rieke.

    Menurut Rieke, rapat-rapat yang digelar Pansus Pelindo II akan dilangsungkan secara terbuka. Tujuannya, Pansus ingin menjaga transparansi dalam mengusut kasus dugaan penyelewengan anggaran dan kecurangan di PT Pelindo II, sekaligus masyarakat dapat menyaksikan kinerja pansus dalam menuntaskan persoalan tersebut. "Rapat menghendaki terbuka agar khalayak umum, dengan bantuan media, bisa menyaksikan apa yang terjadi."

    Pansus Pelindo II ini disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 13 Oktober lalu. Pansus ini terdiri atas 30 anggota Dewan yang berasal dari 10 fraksi. Dewan sengaja membentuk pansus dengan maksud mengusut dugaan penyelewengan anggaran di perusahaan pelat merah tersebut, di antaranya perkara dugaan korupsi proyek pengadaan 10 crane yang ditengarai merugikan negara sebesar Rp 54 miliar.

    Perkara ini pertama kali menyeruak ketika Badan Reserse Kriminal Polri menggeledah ruangan kerja Direktur Utama Pelindo II RJ Lino, bulan lalu. Buntut penggeledahan ini, Komisaris Jenderal Budi Waseso digeser dari jabatan Kepala Bareskrim.

    Kasus lain yang akan diusut Pansus adalah dugaan pelanggaran perpanjangan konsesi terhadap anak perusahaan PT Pelindo II, yakni JICT, dengan perusahaan Hong Kong, Hutchison Port Holdings.

    DESTRIANITA K


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.