Kabut Asap, 4 Penerbangan Sriwijaya Air ke Timika Dibatalkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Landasan pacu tidak beroperasi akibat diselimuti kabut asap di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 14 September 2015. Pemerintah Riau akhirnya meningkatkan status darurat asap menyusul kian pekatnya kabut asap mengepung daerah itu. ANTARA/Rony Muharrman

    Landasan pacu tidak beroperasi akibat diselimuti kabut asap di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 14 September 2015. Pemerintah Riau akhirnya meningkatkan status darurat asap menyusul kian pekatnya kabut asap mengepung daerah itu. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO , Jakarta: Sriwijaya Air sudah empat  kali mengalami pembatalan penerbangan akibat kabut Asap di Timika. "Dalam seminggu kami sudah empat  kali mengalami pembatalan penerbangan," ujar Coorporate Communication Sriwijaya Air Agus Sujono kepada  kepada Tempo, Senin, 19 Oktober 2015.

    Agus mengatakan penerbangan yang dibatalkan adalah pesawat dengan rute Jakarta-Timika dan Timika-Jayapura. Selain itu ada pula pembatalan untuk rute Timika-Sorong dan juga rute Timika-Papua.

    Agus menambahkan pihaknya belum tahu berapa kerugian perusahaan  karena pembatalan penerbangan. "Kami lebih memikirkan penumpang. Jika penumpang terhambat maka pesawt akan sepi."

    Dikabarkan bahwa jarak pandang di Kota Timika semakin menurun yaitu berkisar 500 meter-1.000 meter. Sejak Kamis, 15 Oktober 2015, semua aktivitas penerbangan di Bandara Moses Kilangin Timika, terutama pesawat-pesawat berbadan lebar seperti Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Airfast Indonesia terpaksa dibatalkan.

    Bencana kabut asap melanda wilayah selatan Papua terjadi sejak pertengahan September. Pada satu pekan terakhir, kabut asap kiriman dari Merauke dan sekitarnya itu semakin bertambah parah di Kota Timika.

    Prakirawan dari Stasiun Meteoroligi Kelas III Timika  Ardy Onda Ndaya Sipatu mengatakan berdasarkan pantauan satelit Terra & Aqua ditemukan 142 titik api (hot spot) di wilayah Merauke dan sekitarnya  hingga memicu kabut asap pekat di wilayah selatan Papua.

    “Sesuai pantauan data satelit yang terbaru, terdapat 142 titik api yang tersebar di wilayah Merauke, Pulau Yos Sudarso hingga Kabupaten Mappi. Jumlah titik api semakin meningkat dibanding hari sebelumnya yang tercatat mencapai 131,” kata Ardy di Timika, Sabtu, 17 Oktober 2015.

    Sejak Kamis semua aktivitas penerbangan di Bandara Moses Kilangin Timika, terutama pesawat-pesawat berbadan lebar seperti Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Airfast Indonesia terpaksa dibatalkan.



    ARIEF HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.