Surabaya Tuan Rumah Rapat Konferensi Habitat Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak melintas di bawah pohon bunga Tabebuya merah (tabebuia chrysotricha) di pedestrian jalan Embong Malang, Surabaya, 17 November 2014. Di akhir musim kemarau, pohon tabebuya mulai bermekaran dan mempercantik jalanan kota Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

    Anak-anak melintas di bawah pohon bunga Tabebuya merah (tabebuia chrysotricha) di pedestrian jalan Embong Malang, Surabaya, 17 November 2014. Di akhir musim kemarau, pohon tabebuya mulai bermekaran dan mempercantik jalanan kota Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya mulai berbenah untuk menyambut Preparatory Committee (PrepCom) for Habitat III atau rapat persiapan Konferensi Habitat III pada Juli 2016. Rencananya, kawasan di sekitar lokasi PrepCom di Grand City Surabaya akan dipercantik.

    “Karena tempatnya sudah fixed di Grand City, kawasan pedestrian di sekitar lokasi akan kami perbaiki,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji, Senin, 19 Oktober 2015.

    Konferensi Habitat adalah sebuah forum bagi negara-negara yang memiliki kepedulian terhadap permasalahan perkotaan. Sesuai dengan rencana, konferensi akan dihadiri sekitar 5 ribu peserta dari 167 negara.

    PrepCom di Surabaya menjadi persiapan akhir sebelum Konferensi Habitat III digelar di Quito, Ekuador, pada Oktober 2016. "Forum semacam ini sudah diadakan dua kali, yaitu Konferensi Habitat I di Vancouver pada 1976 dan Konferensi Habitat II di Istanbul pada 1996.

    Agus mengatakan Pemerintah Kota Surabaya memanfaatkan tenggat waktu yang masih panjang untuk menyiapkannya dengan matang. Rapat antarinstanasinya sudah mulai dilakukan sejak pertengahan tahun ini, termasuk rencana dan keinginan memperbaiki ruang pejalan kaki.

    Wilayah yang akan dibenahi ialah kawasan pejalan kaki di Jalan Walikota Mustajab, Jalan Wijaya Kusuma, Embong Malang (sisi kanan), Jalan Blauran, dan Jalan Praban. Pembenahannya akan menggunakan biaya hasil kerja sama CSR pihak swasta. “Tujuan perbaikan pedestrian itu untuk mendukung konsep mlaku-mlaku nang Tunjungan,” kata Agus.

    Khusus untuk perbaikan ruang pejalan kaki di Jalan Embong Malang dan sekitarnya, saat ini, Pemerintah Surabaya sedang dalam tahap menyusun detail engineering design (DED). Sesuai dengan rencana, lelang dijadwalkan dilakukan pada November mendatang sehingga pengerjaan fisik sudah bisa dimulai pada Januari 2016.

    Selain perbaikan di tengah kota, Kampung Nelayan Kenjeran dan ekowisata bakau juga akan diperhatikan oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk mempersiapkan acara tersebut. Bahkan, Jembatan Kenjeran ditargetkan rampung akhir tahun ini, dan proyek penunjang lainnya, khususnya kawasan pedestrian, ditargetkan rampung Juni 2016.

    MOHAMMAD SYARRAFAH

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.