Sumpah Pemuda, Diknas Jakarta Gelar "Jakarta Robofest 2015"

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robot Kecoa buatan Rusia. Youtube.com

    Robot Kecoa buatan Rusia. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta menggelar kegiatan bertajuk "Jakarta Robofest 2015" dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Teknologi Nasional.

    "Kegiatan Jakarta Robofest ini berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai 19 sampai 21 Oktober 2015. Dalam kegiatan ini, para peserta akan mengikuti berbagai workshop dan lomba," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Arie Budhiman, dalam acara "Jakarta Robofest 2015" di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 19 Oktober 2015.

    Menurut dia, kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 330 peserta didik, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

    "Selain itu, kami juga mengerahkan sebanyak 165 guru pendamping. Dalam lomba ini, kami turut bekerja sama dengan PT Krisna Mukti yang bergerak dalam bidang teknologi, terutama robot," ujar Arie.

    Dia menuturkan lomba yang diselenggarakan akan memperebutkan Piala Gubernur DKI Jakarta untuk kategori robot lengan manual dan terprogram serta robot berkaki empat terpogram infra red dan wifi.

    "Kegiatan ini merupakan ajang kreativitas para peserta didik, terutama penerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP), mulai dari jenjang SD sampai SMA dalam bidang rancang bangun teknologi robot," tutur Arie.

    Disamping itu, dia mengatakan kegiatan Jakarta Robofest 2015 juga dapat menjadi forum pelatihan dan lomba kreativitas bagi anak bangsa, terutama peserta KJP dalam menghadapi tantangan masa depan.

    Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan DKI Jakarta Suharno mengungkapkan kegiatan itu bertujuan untuk memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) tentang robotika di kalangan peserta didik penerima KJP.

    "Dengan demikian, para pelajar bisa lebih mudah dalam mempelajari dan berinteraksi dengan iptek terkini tentang robotika. Sekaligus juga mewujudkan pembelajaran yang produktif, aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan," ungkap Suharno.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.