Ke Amerika, Jokowi Ketemu Obama dan Fokus pada Isu Ekonomi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berbicara saat pertemuan bilateral dengan Presiden Barack Obama di Beijing, Cina, 10 November 2014. MANDEL NGAN/AFP/Getty Images

    Presiden Jokowi berbicara saat pertemuan bilateral dengan Presiden Barack Obama di Beijing, Cina, 10 November 2014. MANDEL NGAN/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana mengatakan fokus kunjungan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat adalah meningkatkan kerja sama ekonomi.

    "Fokus utama Presiden Jokowi  ke Amerika adalah pertama, bagaimana meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara. Itu penting tidak hanya untuk kepentingan Amerika tapi juga Indonesia," kata Ari Dwipayana di Kompleks Istana, Senin, 19 Oktober 2015. Selain itu ekonomi, kata Ari, Presiden Jokowi juga akan membahas isu keamanan global dan lingkungan hidup.

    Ari mengiyakan bahwa selama kunjungan ke Amerika, Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan dengan para petinggi Freeport. Tapi, ia enggan merinci mengenai agenda pertemuan Presiden dengan para pebisnis asal Amerika tersebut. "Baru akan dibahas. Umum saja, saya kira investasi dan kemudian perdagangan," katanya.

    Istana membantah jika kunjungan Presiden Jokowi lebih banyak membahas bisnis dibandingkan isu nasional serta global. Ia mengatakan selain bertemu para pebinis, Presiden Jokowi akan serius membahas masalah global dengan pemerintah Amerika. "Fokusnya tidak hanya bertemu dengan kalangan bisnis. Tapi juga dengan bertemu dengan pemerintah Amerika. Jadi tidak hanya bisnis," katanya.

    Presiden Jokowi akan bertandang ke Amerika Serikat selama lima hari, dari 25 Oktober 2015. Jokowi dijadwalkan bertemu berbagai orang penting di negara tersebut, termasuk Chief Executive Officer (CEO) Apple Tim Cook. Selain itu, Presiden Jokowi dijadwalkan akan bertemu dengan perwakilan dari Google, Microsoft, dan Facebook. Jokowi berencana mengunjungi kantor pusat Apple di Cupertino, California, dan duduk bersama dalam sebuah jamuan makan malam dengan Cook. Keduanya akan membahas soal investasi di industri timah Indonesia.

    ANANDA TERESIA

    Baca juga:

    Kalla Mau Evaluasi KPK, Terlalu Banyak Tangkap Orang?
    PDIP Siaga, PAN Diajak Bicara: Ada Reshuffle Kabinet?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.