Jusuf Kalla: Pemadaman Kebakaran Hutan Tak Merata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemadaman kebakaran hutan. AP/Laramie Boomerang, Andy Carpenean

    Pemadaman kebakaran hutan. AP/Laramie Boomerang, Andy Carpenean

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan penanganan kebakaran tidak merata ke berbagai wilayah di Indonesia, tapi hanya fokus dilakukan di Sumatera dan Kalimantan.

    Akibatnya, daerah lain juga tak luput dari kebakaran hutan dan lahan. "Kan negeri kita luas sekali, selama ini kita hanya berfokus di Sumatera dan Kalimantan, ternyata di Sulawesi, Ambon, Papua, juga," kata Kalla di kantornya, Senin, 19 Oktober 2015.

    Menurut JK, penanganan akan dilakukan maksimal oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan penduduk sekitar.

    Kebakaran hutan dan lahan meluas hingga Sulawesi, Ambon, dan Papua. BNPB menyatakan kebakaran hutan menyebar ke 11 provinsi di Indonesia tengah, yakni Sulawesi Barat (57 titik api), Sulawesi Selatan (151 titik api), Sulawesi Tengah (361 titik api), Sulawesi Tenggara (126 titik api), Sulawesi Utara (59 titik api), Gorontalo (47 titik api), Papua (52 titik api), Maluku (63 titik api), Maluku Utara (17 titik api), Nusa Tenggara Barat (25 titik api), dan Nusa Tenggara Timur (67 titik api).

    Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, sebagian besar penyebab kebakaran hutan dan lahan adalah disengaja.

    Dari 801 titik api yang ada di Pulau Sulawesi, sebagian berasal dari lahan pertanian dan perkebunan yang dibakar dalam rangka pembersihan lahan. "Dari 801 hotspot (titik api) di Sulawesi, berasal dari lahan pertanian dan perkebunan. Pembakaran dalam rangka land clearing. Asap juga terdeteksi dari hotspot yang ada," ujar Sutopo.

    Sedangkan di Indonesia barat hingga kemarin, terdapat 520 hotspot. Persebarannya, Sumatera Selatan 172 titik api, Sumatera Utara (2 titik api), Jambi (8 titik api), Kalimantan Selatan (22 titik api), Kalimantan Tengah (173 titik api), Kalimantan Timur (119 titik api), Riau (1 titik api), Lampung (10 titik api), Bangka Beliutung (8 titik api), Jawa Tengah (1 titik api), dan Jawa Timur (4 titik api).

    “Total keseluruhan di Indonesia saat ini ada 1.545 titik api,” kata Sutopo.

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.