Final Piala Presiden, Bom Molotov Ditemukan di Tol Cikampek  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Ridwan Kamil memberi pesan kepada pendukung Persib Bandung (Bobotoh) untuk menjaga keamanan dan keselamatan saat akan berangkat dari Bandung, Jawa Barat, menuju Gelora Bung Karno untuk menonton final Piala Presiden antara Persib Bandung versus Sriwijaya, 18 Oktober 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Walikota Ridwan Kamil memberi pesan kepada pendukung Persib Bandung (Bobotoh) untuk menjaga keamanan dan keselamatan saat akan berangkat dari Bandung, Jawa Barat, menuju Gelora Bung Karno untuk menonton final Piala Presiden antara Persib Bandung versus Sriwijaya, 18 Oktober 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bekasi - Kepolisian Resor Kota Bekasi melakukan penyisiran di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek. Jalan itu merupakan jalur yang dipakai pendukung Persib Bandung, Bobotoh, ke Jakarta untuk mendukung timnya bertanding di laga final melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

    Juru bicara Polresta Kota Bekasi, Ajun Komisaris Siswo, menjelaskan, hasil penyisiran ditemukan sebilah celurit berbahan stainles steel dengan panjang 30 sentimeter, paku dua kilogram, dan bom molotov di bawah jembatan tol Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur. "Ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB," kata Siswo, Ahad, 18 Oktober 2015.

    Pukul 11.25 WIB, kata Siswo, di bawah jembatan Curug Jaya, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, ditemukan 26 botol beling. Dari seluruh botol itu, tujuh di antaranya telah dipasang sumbu untuk digunakan sebagai bom molotov. "Satu botol sudah diisi bahan bakar," kata dia. "Kami juga menemukan lima buah neon panjang."

    Siswo mengatakan benda temuan itu langsung dibawa ke Markas Polresta Kota Bekasi. Kepolisian, kata dia, masih menyelidiki temuan itu, polisi juga belum dapat mengidentifikasi pemilik benda-benda tersebut. "Penyisiran untuk memberikan keamanan kepada suporter yang ke Jakarta maupun pulangnya," kata Siswo.

    Siswo mengatakan, di wilayahnya ada sekitar 22 jembatan yang letaknya di atas jalan tol. Jembatan itu, dijaga ketat untuk mengantisipasi pelemparan terhadap para pendukung Persib Bandung. Ia mengklaim, sejauh ini wilayahnya masih kondusif. "Pengamanan dilakukan sampai Senin pagi," katanya.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.