Jasad Jemaah Asal Banjarmasin yang Hilang Telah Ditemukan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jutaan umat Muslim di dunia melakukan Wukuf di padang Arafah sebagai bagian dari ibadah Haji di luar kota suci Mekkah, 23 September 2015. Wukuf dilaksanakan hanya pada satu hari (siang hari) pada tanggal 9 Dzulhijjah dalam penanggalan Hijriyah. REUTERS

    Jutaan umat Muslim di dunia melakukan Wukuf di padang Arafah sebagai bagian dari ibadah Haji di luar kota suci Mekkah, 23 September 2015. Wukuf dilaksanakan hanya pada satu hari (siang hari) pada tanggal 9 Dzulhijjah dalam penanggalan Hijriyah. REUTERS

    TEMPO.CO, Mekah - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menemukan jenazah jemaah haji dari Kelompok Terbang 01 Embarkasi Banjarmasin. Jasad tersebut beridentitas Fatimah binti Abdul Hamid, yang dilaporkan hilang setelah dirawat di Rumah Sakit Arafah.

    Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah PPIH 1436H/2015M Arsyad Hidayat di Mekah, Arab Saudi, pada Sabtu mengatakan jenazah Fatimah ditemukan tim perlindungan jemaah di pemulasaran mayat Al Muaishim, Mekah. "Pukul 15.00 waktu Arab Saudi (WAS), kami mendapatkan informasi dari tim identifikasi bahwa mereka menemukan jenazah atas nama Fatimah binti Abdul Hamid," ujar Arsyad.

    Identitas jenazah atas nama Fatimah itu, kata dia, terlihat jelas dari gelang identitas jemaah yang berisi nama, nomor paspor, dan kelompok terbang (kloter). "Kami meminta agar pihak keluarga segera diberi tahu bahwa Ibu Fatimah sudah ditemukan dalam kondisi wafat di Muaishim," katanya.

    Arsyad menambahkan, Fatimah binti Abdul Hamid bukan termasuk korban peristiwa Mina. Terakhir Fatimah diketahui keberadaannya ketika dirawat di ICU Rumah Sakit Arafah pada puncak wukuf di Arafah, 23 September 2015.

    Dengan ditemukannya jenazah Fatimah binti Abdul Hamid, ia mengatakan, sudah tidak ada lagi jemaah haji Indonesia yang dilaporkan hilang pada penyelenggaraan ibadah haji 1436 Hijriah ini.

    Pada musim haji tahun ini, total jemaah dari Indonesia yang meninggal sebanyak 597 orang, terdiri atas 461 jemaah yang meninggal selama berada di Tanah Suci, 12 orang meninggal akibat crane roboh di Masjidil Haram, dan 124 orang meninggal dalam tragedi Mina pada 24 September 2015.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.