Asyik, Ratusan Ribu Murid SD Purwakarta Dapat Jatah Daging  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Saeful Fajri, siswa kelas X SMAN 1 Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat, menerima hadiah sepeda gunung dari Bupati Dedi Mulyadiasa, 11 Juli 2015. TEMPO /Nanang Sutisna

    Agus Saeful Fajri, siswa kelas X SMAN 1 Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat, menerima hadiah sepeda gunung dari Bupati Dedi Mulyadiasa, 11 Juli 2015. TEMPO /Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Purwakarta - Ratusan ribu murid sekolah dasar di Purwakarta, Jawa Barat, mulai menerima asupan gizi berupa daging sapi. "Setiap siswa dapat 1 kilogram," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kepada Tempo, Jumat, 16 Oktober 2015.

    Pembagian daging sapi tersebut merupakan kelanjutan dari program asupan gizi susu-telur yang sudah dilakukan sejak awal tahun ajaran 2015/2016. Alokasi pembagian daging gratis tersebut berasal dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015. "Untuk sementara dialokasikan Rp 1 miliar," kata Dedi.

    Program asupan gizi susu-telur-daging akan dilakukan secara bersamaan dalam satu paket. Waktunya bisa setiap awal pekan dan diberikan langsung kepada para murid.

    Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Subang Rasmita berujar, saat ini jumlah murid SD di daerahnya sebanyak 107 ribu anak. "Pembagian asupan gizi daging diberikan kepada semua siswa, tak ada si miskin atau si kaya," ucapnya.

    Pembagiannya tidak bisa dilakukan serentak dalam sehari untuk semua murid, melainkan dibagikan secara bergantian per kecamatan. Pada hari pertama, asupan gizi dibagikan di Kecamatan Wanayasa, Kiara Pedes, Pasawahan, dan Tegalwaru. Selanjutnya di 13 kecamatan lain.

    Wali murid SD di Kecamatan Pasawahan, Herman, mengaku senang ketika anaknya mendapatkan jatah daging sapi dari program asupan gizi Pemkab Purwakarta. "Alhamdulillah," tutur Herman.

    Menurut Herman, keluarganya yang tergolong miskin tak mampu membeli daging, meski setahun sekali.

    NANANG SUTISNA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.