Lagi, Dua Gajah Mati di Aceh Jaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memeriksa seekor gajah Sumatera jantan yang ditemukan tewas tak bergading di perkebunan warga Desa Ranto Sabon, Aceh Jaya, (14/7). Tahun 2012 sampai 2013 terdata 5 ekor gajah liar mati akibat perburuan. FOTO ANTARA/SYAHROL RIZAL/apls

    Warga memeriksa seekor gajah Sumatera jantan yang ditemukan tewas tak bergading di perkebunan warga Desa Ranto Sabon, Aceh Jaya, (14/7). Tahun 2012 sampai 2013 terdata 5 ekor gajah liar mati akibat perburuan. FOTO ANTARA/SYAHROL RIZAL/apls

    TEMPO.CO, Banda Aceh – Dua gajah Sumatera masing-masing berumur 15 tahun dan 2 tahun ditemukan mati di Kecamatan Krueng Sabe, Kabupaten Aceh Jaya. Belum diketahui penyebab pasti matinya hewan yang dilindungi itu.

    Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh Genman Suhefti Hasibuan mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun tembakan di tubuh gajah. Gajah tersebut diduga mati dua hari lalu.

    “Kami menduga dua gajah itu mati akibat keracunan,” ucapnya, Kamis, 15 Oktober 2015.

    Bangkai gajah ditemukan warga pada Rabu, 14 Oktober 2015, di hutan yang berjarak 7 kilometer dari pemukiman warga. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke BKSDA. “Tim sudah turun ke lapangan, mengambil beberapa sampel untuk diperiksa,” ujar Genman.

    Sesuai dengan data yang dikantongi BKSDA, sepanjang 2015 di Aceh, terdapat lima gajah yang mati di Aceh Jaya dan Aceh Timur. Sedangkan pada 2014 ada sebelas gajah yang mati.

    ADI WARSIDI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.