Kebakaran Hutan, Entah Kapan Bantuan Jepang Datang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemadam kebakaran memberikan pelatihan memadamkan kebakaran hutan pada suku Kamayura di taman nasional Xingu, Mato Grosso, Brasil, 3 Oktober 2015. Pemadam kebakaran Brasil memberikan edukasi pada masyarakat adat untuk mencegah kebakaran hutan Amazon. REUTERS/Paulo Whitaker

    Pemadam kebakaran memberikan pelatihan memadamkan kebakaran hutan pada suku Kamayura di taman nasional Xingu, Mato Grosso, Brasil, 3 Oktober 2015. Pemadam kebakaran Brasil memberikan edukasi pada masyarakat adat untuk mencegah kebakaran hutan Amazon. REUTERS/Paulo Whitaker

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho menyatakan belum mengetahui kapan bahan kimia bantuan Jepang untuk memadamkan kebakaran hutan akan tiba. “Kami belum tahu kapan datangnya, masih koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri,” katanya saat dihubungi, Rabu 14 Oktober 2015.

    Menurut Sutopo, jajarannya baru mendapat informasi terbatas mengenai rencana kedatangan bahan kimia tersebut. “Jadi kami juga belum tahu bahan kimianya seperti apa,” ujarnya.

    Sebelumnya, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir menyatakan bantuan Jepang juga akan tiba untuk memdamkan kebakaran hutan. Bantuan berupa cairan kimia yang dapat mempercepat pemadaman api rencananya akan tiba hari ini atau besok. "Bantuan Jepang berupa cairan kimia karena mereka tidak mempunyai pesawat," kata Arrmanatha kemarin.

    Tak hanya menunggu bantuan datang, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampanggilei mengatakan jajarannya juga telah menggunakan bahan kimia AF31. Bahan kimia ini diklaim mampu memadamkan tanpa merusak ekosistem. “Bahan kimia ini tidak beracun. Ada 60 ton kami siapakan," kata Willem dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI, Selasa, kemarin.

    Willem juga mengatakan, untuk saat ini penggunaan AF31 telah berhasil di Sumatra dan Kalimantan. Caranya adalah dengan menggunakan air Tractor berkapasitas 3000 liter. Bahan kimia tersebut dipompakan kemudian disempotkan ke lahan gambut yang terbakar.

    PINGIT ARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?