Polri Belum Tetapkan Tersangka Tragedi Singkil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aceh Singkil. google maps

    Aceh Singkil. google maps

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Umum Markas Besar Polri Komisaris Besar Suharsono mengatakan belum ada tersangka dalam peristiwa penyerangan gereja HKI di Singkil, Aceh. Hingga saat ini, Polri telah memeriksa 45 saksi dan sedang mengejar sejumlah oknum yang diduga sebagai provokator.

    "Baik itu pelaku penembakan, maupun pelaku tindakan anarkisme," kata dia saat dihubungi, Rabu, 14 Oktober 2015.

    Untuk mengantisipasi penyerangan lanjutan, Polri menjaga sejumlah titik rawan secara ketat dan melakukan patroli keliling. Kondisi Singkil dan sekitarnya, kata Suharsono, telah dinyatakan aman dibandingkan sebelumnya. "Saya sudah dapatkan laporan tadi pagi, kondisinya jauh lebih kondusif," ujarnya.

    Satu gereja dilaporkan dibakar massa di Desa Suka Makmur, Gunung Meriah, Aceh Singkil, Aceh, Selasa, 13 Oktober 2015. Bentrok terjadi antarwarga tersebut diperkirakan menyebabkan satu korban tewas. Sumber Tempo di Singkil mengatakan kisruh diduga akibat desakan warga muslim agar pemerintah setempat membongkar gereja tak berizin. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, warga akan membongkar sendiri.

    Kasus bernada suku, agama, ras, dan antargolongan, itu bukan pertama kalinya terjadi di wilayah tersebut. Pembakaran gereja di Desa Siompin, Kecamatan Surou, juga pernah terjadi pada 2006. Masyarakat setempat tidak setuju ada rumah dijadikan tempat peribadatan.

    Sejauh ini, Polri masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui motif pembakaran gereja tersebut. "Jadi, tolong percayakan pada teman-teman di lapangan supaya nanti hasilnya jelas apa motifnya," tuturnya.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.