PT KAI Siap Menjadi Operator Kereta Bandara Padang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang berjalan keluar dari kereta api di Stasiun Kereta Api Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut (27/3). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Sejumlah penumpang berjalan keluar dari kereta api di Stasiun Kereta Api Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut (27/3). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan kereta api di Bandara Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat, akan segera beroperasi tahun depan. Sebagai operator, Kementerian Perhubungan menunjuk PT Kereta Api Indonesia (KAI).

    Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwi Atmoko mengatakan proyek Kereta Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat, ini merupakan kereta api perintis sehingga pemerintah dapat memberikan penugasan dan subsidi.

    “Lintas ini tidak komersial seperti di Kualanamu, Medan,” katanya kepada Tempo saat dihubungi di sela kunjungan inspeksi KRL di Maja, Rabu, 14 Oktober 2015. Ia menuturkan, kereta bandara di Padang akan terhubung dengan beberapa stasiun, di antaranya stasiun Padang dan stasiun Duku.

    Soal penugasan yang diberikan Kementerian Perhubungan, Agus Komarudin, Kepala Hubungan masyarakat Pusat PT KAI, mengatakan PT KAI siap menjalankan tugas yang diberikan pemerintah dengan sebaik-baiknya. “Itu kan dibangun pemerintah, kami hanya ditugasi. Sebagai bentuk penugasan, kami siap menjalani,” katanya kepada Tempo di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2015.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar semua bandara di seluruh Indonesia dapat terhubung dengan berbagai moda transportasi, baik kereta bandara maupun transportasi lain. Rencananya akan dibangun di 13 bandara sesuai roadmap pembangunan kereta api di luar Pulau Jawa, yang menjadi prioritas Kementerian dalam lima tahun mendatang.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.