GAM Makassar: Mahasiswa Ikut Bela Negara jika...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Tony Hartawan

    TEMPO/ Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Makassar - Anggota Gerakan Aktivis Mahasiswa Makassar (GAM Makassar), Hendrianto Jufri, mengatakan siap mengikuti program bela negara. Sebab, kewajiban itu jelas tertuang dalam Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 dan UU Pertahanan. “Akan tetapi kami, tidak setuju dengan wacana Kementerian Pertahanan yang akan mewajibkan semua warga negara,” ucapnya, Rabu, 14 Oktober 2015.

    Menurut Hendrianto, belum saatnya warga negara Indonesia diwajibkan ikut program bela negara. Sebab, situasi saat ini dianggap belum relevan untuk memaksa warga mengikuti program itu. “Justru institusi negara yang harus digenjot dalam masalah bela negara terkait dengan mental, tanggung jawab, dan nasionalismenya,” ujarnya.

    Hendrianto menilai institusi negara, baik eksekutif maupun legislatif, saat ini tidak lagi menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan amanat undang-undang. “Sehingga warga tidak lagi percaya. Terlalu banyak korupsi,” tuturnya. “Aset dan kekayaan alam Indonesia juga dibiarkan dirampas asing."

    Adapun Sekretaris Poros Pemuda Indonesia Sulawesi Selatan Aswadi mengaku setuju dengan program bela negara. Menurut dia, mengikuti program bela negara adalah wujud kecintaan terhadap negara. “Agar punya nasionalisme yang kuat,” katanya.

    MUHAMMAD YUNUS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.