Pembakaran Gereja di Aceh, Wapres Kalla Minta Warga Tenang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla berpidato dalam pertemuan Leaders' Summit on Peacekeeping dalam rangkaian Sidang Umum PBB di Manhattan, New York, 28 September 2015. Wapres JK menjadi perwakilan Indonesia dalam pertemuan internasional ini.   REUTERS/Andrew Kelly

    Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla berpidato dalam pertemuan Leaders' Summit on Peacekeeping dalam rangkaian Sidang Umum PBB di Manhattan, New York, 28 September 2015. Wapres JK menjadi perwakilan Indonesia dalam pertemuan internasional ini. REUTERS/Andrew Kelly

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta semua pihak tetap tenang terkait adanya insiden  pembakaran gereja di Aceh.  Menurutnya, semua masalah yang berhubungan dengan suku, ras, dan agama harus diselesaikan dengan baik agar tak timbul polemik lain. ‎

    Kalla menduga insiden pembakaran gereja di Aceh Singkil itu terjadi karena adanya salah paham. "Mudah-mudahan bisa diselesaikan oleh pejabat di situ," kata Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa 13 Oktober 2015. Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengenai insiden nahas itu.

    Dari hasil pembicaraan itu, dia mengaku mendapatkan laporan mengenai adanya korban jiwa. "Panglima, Gubernur, dan Kapolda akan ke sana."‎

    Keributan soal agama terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Siang tadi, satu gereja dibakar massa yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

    Pendeta Erde Berutu mengatakan massa, dengan berbagai jenis kendaraan bak terbuka yang diperkirakan berjumlah 700 orang, sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa, 13 Oktober 2015, mendatangi Gereja HKI Deleng Lagan, Kecamatan Gunung Meriah. ‎

    Massa yang diduga berasal dari daerah sekitar gereja, membakar rumah ibadah umat Nasrani itu. Setelah membakar Gereja HKI, massa menuju sebuah gereja lagi yang terpaut 10 kilometer dari Gereja HKI, yaitu Gereja GKPPD Danggurun, Kecamatan Simpang Kanan.

    FAIZ NASHRILLAH‎


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.