Gayus Suka Keluyuran, Menteri Yasonna Bela Dirjen Pemasyarakatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diduga Gayus Tambunan mengemudi mobil bersama perempuan. Liza/indonesiana.tempo.co

    Foto yang diduga Gayus Tambunan mengemudi mobil bersama perempuan. Liza/indonesiana.tempo.co

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan tidak akan menjatuhkan sanksi kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan I Wayan Kusmiantha Dusak terkait dengan beredarnya foto terpidana kasus penggelapan pajak, Gayus Tambunan, di restoran. Menurut Yasonna, kesalahan tak terletak pada Dirjen.

    "Yang diberi sanksi adalah petugas lembaga pemasyarakatan, yang diberi sanksi berupa penurunan pangkat dan tidak menjabat jabatan," ucap Yasonna melalui pesan singkat, Selasa, 13 Oktober 2015. Yasonna berujar, Gayus akan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan dari LP Gunung Sindur, Bogor. "Supaya tak dekat dengan keramaian dan restoran."

    BACA JUGA
    Ibu dan Anak Dibunuh di Cakung, Polisi: Pelakunya Adalah...

    Kata Menteri Khofifah, Batu Akik Turunkan Angka Perceraian

    Sebelumnya, anggota Komisi Keamanan, Sufmi Dasco Ahmad, menuntut Yasonna mencopot I Wayan Kusmiantha Dusak. Tuntutan itu terkait dengan beredarnya foto Gayus Tambunan menyetir mobil ke luar penjara. Menurut dia, Dirjen Pemasyarakatan melakukan dua kesalahan fatal.

    Kesalahan pertama terkait dengan beredarnya foto Gayus tengah makan di restoran. Dan yang kedua, pada Jumat pekan lalu, kembali beredar foto Gayus tengah menyetir mobil ditemani seorang perempuan. Foto kedua beredar berkat posting-an seorang bernama Tante Liza di blog Indonesiana.tempo.co.

    SIMAK PULA
    Soal Ide Bela Negara, Fadli Zon: Nangani Asap Aja Enggak Beres!

    Tragedi Mina, Politikus PKB: Orang Masih Hidup Ditumpuk Mayat

    Foto Gayus yang pertama juga menampak terpidana tersebut sedang ditemani dua wanita di restoran kawasan Panglima Polim. Gayus juga pernah tertangkap kamera sedang menonton pertandingan tenis di Bali. Saat itu Gayus menyamar mengenakan rambut palsu serta kaca mata.

    TIKA PRIMANDARI

    BERITA MENARIK
    Pernikahan Sejenis di Boyolali, Darno: Kami Hanya Syukuran

    Jero Pakai Dana Negara buat Pijat dan...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.