Jokowi: Fokus Pemadaman Kebakaran Hutan di Sumatera Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang diparkir di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, 29 September 2015. Satgas siaga darurat kebakaran hutan dan lahan Riau menyatakan aktivitas pemadaman kebakaran dari udara terkendala jarak pandang yang berkisar dari 200-400 meter akibat pekatnya kabut asap. ANTARA/Rony Muharrman

    Helikopter Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang diparkir di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, 29 September 2015. Satgas siaga darurat kebakaran hutan dan lahan Riau menyatakan aktivitas pemadaman kebakaran dari udara terkendala jarak pandang yang berkisar dari 200-400 meter akibat pekatnya kabut asap. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Padang - Presiden Joko Widodo mengatakan pemadaman kebakaran dikonsentrasikan di Sumatera Selatan. Hal itu karena titik api paling banyak terdeteksi di Sumatera Selatan. "Semua prajurit sudah mendarat di provinsi itu. Mereka dikomandoi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Luhut Binsar Pandjaitan)," ucap Jokowi saat meninjau pembangunan jalur kereta api Bandara Minangkabau, Minggu, 11 Oktober 2015.

    Presiden Jokowi berujar, ada lima negara yang akan membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Lima negara itu adalah Singapura, Malaysia, Australia, Rusia, dan Cina. "Minggu sudah mulai masuk," tutur Jokowi.

    Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) merilis, ada tujuh helikopter dan empat pesawat yang mulai memadamkan kebakaran hutan di Sumatera Selatan. Di antaranya 6 helikopter dari BNPB, 1 helikopter dari Singapura, dua pesawat Air Tractor dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 1 pesawat untuk hujan buatan dari BNPB, dan 1 pesawat Bombardier dari Malaysia.

    Pemerintah Malaysia telah mengirimkan satu pesawat jenis Bombardir 415 MP dengan kapasitas 6 ton. Tiba Jumat sore lalu, pesawat ini akan beroperasi sampai 16 Oktober 2015. “Praktis hanya lima hari efektif. Setelah itu, pihak Malaysia akan melihat situasi, apakah ditarik pulang atau diperpanjang,” katanya.

    Singapura telah mengirimkan 1 helikopter Chinook dengan kapasitas 5 ton air yang tiba pada Sabtu siang kemarin. Heli ini akan dioperasikan selama 13 hari, yaitu 11-23 Oktober 2015. “Pemegang komando kendali nasional adalah Indonesia/BNPB,” ucapnya. Sedangkan komando pengendali operasi sehari-hari berada pada Komandan Sub-Satgas Udara.

    Australia juga akan mengirimkan pesawat Thor tipe Hercules L 100 dengan kapasitas 15 ton air. Adapun pengisian air dilakukan dengan memompa dari mobil tangki. Pesawat ini hanya dapat dioperasikan selama lima hari karena masih digunakan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di NSW Australia. Indonesia masih menunggu konfirmasi bantuan pesawat dari negara lain.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.