Kabut Asap, Australia Kirim Tim Pemadam dan Pesawat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara melintas di jalan yang dipenenuhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, 30 September 2015. Sumatera Selatan masih menjadi daerah penyumbang titik panas terbanyak mencapai 177 titik. ANTARA/Rony Muharrman

    Pengendara melintas di jalan yang dipenenuhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, 30 September 2015. Sumatera Selatan masih menjadi daerah penyumbang titik panas terbanyak mencapai 177 titik. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim pemadam dari Australia yang bertugas membantu pemadaman api akibat kebakaran lahan dan hutan di sejumlah daerah di Indonesia akan tiba di Palembang, Sumatera Selatan, hari ini, Minggu, 11 Oktober 2015.

    Hal ini disampaikan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, dan Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers  di Graha BNPB, Minggu, 11 Oktober 2015.

    Menurut Sutopo, tim pemadam dari Australia terdiri atas 12 orang. Adapun pesawat yang akan melakukan pemadaman, yakni pesawat Thor tipe Hercules L 100 dengan kapasitas 15 ton air, akan tiba pada Rabu mendatang.

    Pesawat tersebut hanya dapat dioperasikan selama lima hari karena masih digunakan untuk memadamkan karhutla di NSW Australia.

    Pesawat tersebut akan di turunkan di Pangkalan Udara Palembang atau Pangkalpinang. Sedangkan tim dari Australia akan meninjau lokasi terlebih dulu, karena pesawat tersebut membutuhkan landasan pacu yang besar.

    Sutopo menuturkan sebenarnya semua pesawat dan helikopter ingin dilandaskan di helipad terdekat milik beberapa perusahaan. Namun rencana tersebut terkendala minimnya avtur di lokasi terdekat.

    Sutopo menjelaskan, tidak ada kesepakatan tertentu antara Indonesia dan Australia dalam pemberian bantuan ini. "Ini semua dalam rangka kemanusiaan. Ketika suatu negara mendapat bencana, sudah sepatutnya saling membantu," ucap Sutopo.

    ARIEF HIDAYAT



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.