Presiden Jokowi Takjub Keindahan Kawasan Mandeh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) berjalan bersama Menteri Desa Marwan Jafar (ketiga kanan) usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan sejumlah infrastruktur di Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, 8 Oktober 2015. ANTARA FOTO

    Presiden Jokowi (tengah) berjalan bersama Menteri Desa Marwan Jafar (ketiga kanan) usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan sejumlah infrastruktur di Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, 8 Oktober 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mencanangkan percepatan pembangunan Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu 10 Oktober 2015. Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan topi merah bertuliskan +62, terlihat didampingi Ibu Negara Iriana.

    Ikut juga Ketua DPD RI Irman Gusman, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kesehatan Nila F. Moloek, Menteri Desa Marwan Jafar, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan mantan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.

    Presiden Jokowi mengaku takjub dengan keindahan alam yang ada di kawasan Mandeh ini. Apalagi saat berada di puncak Mandeh. Keindahaannya terbentang indah."Saya kaget waktu masuk kawasan ini. Saya lihat dari atas betapa anugerah Allah kepada kita. Keindahan itu patut kita syukuri," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di kawasan Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu 10 Oktober 2015.

    Jokowi mengusulkan Mandeh dijadikan sebagai kawasan wisata keluarga. Yang berkaitan dengan bahari, wisata pulau dan selam. Sehingga, pendapatan masyarakat bertambah. Perekonomian masyarakat akan lebih bagus."Dari pengalaman di tempat lain, itu bisa berlipat, sampai lima kali pendapatan income kita," ujarnya.

    Namun, dia meminta gubernur Sumatera Barat dan bupati Pesisir Selatan untuk musyawarah dengan masyarakat sekitar. Merumuskan Mandeh untuk dijadikan apa."Kalau saya, saya enggak maksa loh ya. Sekali lagi tolong ditanyakan ke masyarakat. Dimusyawarahkan, kawasan yang sangat indah ini mau dijadikan apa," ujarnya. Saat ini beberapa ruas jalan di kawasan itu belum selesai. Masih ada jalan belum diaspal dan jalur yang masih terputus.

    Jokowi langsung memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, untuk segera menyelesaikan jalan yang sekarang ini sudah diperkeras.“Saya berikan target pak menteri, jangan lebih dari 2 tahun. Karena pak Menteri PU ini istrinya dari Pesisir Selatan. Nanti kalau tidak dijadiin dua tahun, awas,” ujarnya.

    Mandeh memiliki potensi wisata yang luar biasa di kawasan Pantai Barat Sumatera. Kawasan ini kaya akan obyek wisata. Pemerintah serius untuk mengembangkan kawasan ini dengan memasukkannya dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

    Kawasan Mandeh merupakan gugusan puluhan pulau yang membentang seluas 18 ribu hektare di Teluk Carocok, Pesisir Selatan, ditunjang dengan topografis yang landai dan kekayaan biota laut yang cantik. Apalagi air di kawasan laut ini tak berombak.

    ANDRI EL FARUQI

    Video Kawasan Mandeh:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.