Polisi Selidiki Kebakaran di Restoran Mie Titi Makassar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kebakaran. REUTERS/Mohamed Amine ben Aziza

    Ilustrasi kebakaran. REUTERS/Mohamed Amine ben Aziza

    TEMPO.CO, Makassar - Rumah Makan Mie Titi di Jalan Irian, Kecamatan Wajo, Makassar, dilalap api pada Jumat, 9 Oktober 2015, sekitar pukul 21.40 Wita. Kebakaran tersebut mengakibatkan seorang nenek, Yeni Tang alias Hong King, 70 tahun, ibu pemilik restoran terkenal di Kota Makassar itu, tewas akibat terjebak di lantai tiga.

    Kepala Polsek Wajo Komisaris Ahmad Yulias mengatakan Yeni Tang tewas akibat sesak nafas. Ia meluruskan informasi bahwa sang nenek tewas terpanggang. "Tidak ada luka bakar. Yang ada korban itu meninggal karena sesak nafas akibat asap yang sudah mengepul," kata Yulias, Sabtu, 10 Oktober 2015.

    Kasus kebakaran itu hingga kini masih dalam proses penyelidikan Polsek Wajo. Yulias mengaku belum bisa berkomentar banyak ihwal penyebab amuk Si Jago Merah. Kepolisian menunggu hasil Laboratorium Forensik Polri Cabang Makassar.

    Sembari menanti hasil penelitian, Kepolisian akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Di antaranya adalah seorang pelayan RM Mie Titi, Edi, 21 tahun, yang mengatakan kebakaran itu terjadi saat restoran masih beroperasi.

    Sesaat sebelum kebakaran membesar Edi menyatakan masih melayani pengunjung di lantai satu. Tiba-tiba asap terlihat di tangga menuju lantai dua. Ia pun mencoba mengecek, tapi ternyata api sudah membesar, sehingga ia hanya mampu berteriak memperingatkan semua orang.

    Mendadak sontak para karyawan dan pengunjung RM Mie Titi panik dan berhamburan menyelamatkan diri dari kobaran api pada malam itu. Kebakaran di restoran mi itu menghanguskan bagian bangunan di lantai dua, tiga, dan empat. Kerugian material belum ditaksir, tapi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.