Turbulensi Ekonomi Teratasi, Pamor Jokowi Bisa Naik Lagi?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pramono Anung. TEMPO/Imam Sukamto

    Pramono Anung. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung meyakini turbulensi (pelemahan) ekonomi bisa diatasi. Apabila berhasil, kata Pramono, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan membaik.

    Menurut Pramono, pemerintah telah melakukan sejumlah perbaikan di bidang ekonomi, penanggulangan asap, ataupun dalam hal reformasi birokrasi. “Kami meyakini turbulensi ini bisa diatasi dan juga persoalan asap. Persoalan kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi akan naik kembali karena memang sungguh-sungguh bekerja untuk masyarakat,” kata dia di kantornya, Jumat, 9 Oktober 2015.

    Pramono mengatakan saat ini nilai tukar rupiah sudah membaik, yakni mencapai level 13.400-13.500 per dolar AS. Nilai indeks harga saham gabungan juga sudah naik. Pemerintah, kata dia, juga sudah melakukan reformasi besar-besaran dalam birokrasi. “Ini memberikan manfaat yang banyak karena memotong aturan di sektor kehutanan, perdagangan, perindustrian, pertanahan, dan berbagai sektor lain,” katanya.

    Sebelumnya, lembaga survei Indo Barometer menengarai lebih dari separuh masyarakat tak puas terhadap kinerja pemerintah Presiden Joko Widodo. Jika dibandingkan dengan enam bulan lalu, tingkat kepuasan publik turun ke angka 46 persen atau berkurang 11,5 persen daripada sebelumnya.

    Tren yang sama terjadi pada kepuasan publik terhadap Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kepuasan terhadap Jusuf Kalla tinggal 42,1 persen. Jika dibandingkan dengan enam bulan lalu, masyarakat yang menyatakan puas terhadap Kalla mencapai 53,3 persen. Sigi Indo Barometer digelar di 34 provinsi pada 14-22 September 2015. Jumlah responden 1.200 orang dengan margin error sebesar 3,0 persen.

    Pramono mengatakan survei dilakukan saat kondisi ekonomi sedang terpuruk. Ia yakin, jika survei dilakukan saat ini, tingkat kepuasan publik akan membaik. “Saat itu, tekanan ekonomi sedang luar biasa dan pemerintah juga sedang mencari jalan. Tapi, alhamdulilah, kalau dipotret saat ini pasti akan berubah,” katanya.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.