Pesawat Menteri Susi Ikut Padamkan Api di Gunung Merbabu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga melihat Gunung Merbabu yang terbakar terlihat dari Desa Ngagrong, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, 28 September 2015. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Sejumlah warga melihat Gunung Merbabu yang terbakar terlihat dari Desa Ngagrong, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, 28 September 2015. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO , Boyolali: Meski sempat terhalang kabut tebal, proses pemadaman kebakaran di hutan Gunung Merbabu dengan cara pengeboman air (water bombing) pada Kamis, 8 Oktober 2015, dapat berlangsung sesuai rencana.

    “Pemadaman dari udara dimulai sejak pukul 12.00 sampai sekitar pukul 16.15 WIB,” kata Koordinator Perlindungan dan Pengamanan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM), Wawan Kurnia Adi Wirawan, kepada Tempo, Kamis, 8 Oktober 2015.

    Wawan mengatakan, pengeboman air dilakukan oleh satu pesawat tipe Air Tractor yang dioperasikan PT ASI Pudjiastuti Aviation, maskapai penerbangan milik Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

    “Pesawat tersebut mengebom air sebanyak lima kali. Sekali terbang, pesawat itu mampu menumpahkan 3.200 liter air,” kata Wisnu.

    Informasi yang dihimpun Tempo, pesawat pengebom air itu diterbangkan oleh dua pilot dari Australia. Pesawat bercat kuning itu mengambil air dari mobil tanki yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Boyolali di Bandara Adi Soemarmo Surakarta.

    Menurut Wawan, ada lima koordinat titik api di hutan Gunung Merbabu yang dibom air. Dua titik api di sisi Kecamatan Ampel, Boyolali, yaitu Dusun Glagah, Desa Ngargoloko, dan di Dusun Cemorosewu, Desa Sampetan. Adapun tiga titik lainnya di wilayah Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, yaitu Cingklok, Sokowolu, dan Cuntel.

    Menurut Wawan, pengeboman air rencananya masih akan dilanjutkan hari ini, Jumat, 9 Oktober 2015. Namun, dia mengaku belum bisa menentukan berapa kali pengeboman air akan dilakukan serta koordinat mana yang akan disasar. “Besok akan ada rapat lagi untuk membahas dua hal itu,” kata Wawan. Dia juga mengaku belum mendapat laporan ihwal efek dari pemadaman via udara itu.

    Kepala BTNGM Wisnu Wibowo mengatakan pemadaman kebakaran melalui darat tetap akan dilanjutkan meski telah dilakukan pemadaman via udara.

    “Dari darat tetap akan dilakukan pemantauan dan patroli untuk menyisir kemungkinan munculnya titik api baru,” kata Wisnu. Adapun titik api di wilayah Kabupaten Semarang dinyatakan telah padam.

    Wisnu menambahkan, kebakaran yang melanda hutan di Gunung Merbabu sejak Minggu dua pekan lalu dan tersebar di enam titik. “Total luas lahan yang terbakar di enam spot itu sekitar 40-50 hektare. Api melalap semak-semak dan timbunan daun kering, tidak membakar pohon-pohon besar,” kata Wisnu.

    DINDA LEO LISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.