Ratusan Kader PDIP Surabaya Membelot dan Dukung Rasiyo-Lucy?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Rasiyo dan Lucy Kurniasari (tengah) didampingi perwakilan partai pengusung memberikan keterangan kepada awak media di kantor KPUD Surabaya, Jawa Timur, 8 September 2015. ANTARA/Tri SP

    Pasangan bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Rasiyo dan Lucy Kurniasari (tengah) didampingi perwakilan partai pengusung memberikan keterangan kepada awak media di kantor KPUD Surabaya, Jawa Timur, 8 September 2015. ANTARA/Tri SP

    TEMPO.CO, Surabaya - Sejumlah bekas pengurus Pengurus Anak Cabang dan Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya dikabarkan bakal merapat ke pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari yang diusung Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional. Bekas pengurus partai banteng itu bahkan telah berencana mendeklarasikan dukungannya di Rumah Makan Nur Pasifik, Jalan Raya Gubeng, Surabaya.

    “Benar, Jumat besok, pukul 19.00 akan ada acara di rumah makan ini. Yang memesan atas nama Pak Rasiyo. Tapi acaranya apa, saya tidak tahu,” kata salah seorang karyawan Rumah Makan Nur Pasifik yang ditemui Tempo, Kamis, 8 Oktober 2015.

    Seorang anggota tim pemenangan Rasiyo-Lucy membenarkan bahwa acara di Rumah Makan Nur Pasifik itu adalah deklarasi bekas pengurus Pengurus Anak Cabang dan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan yang mendukung Rasiyo-Lucy.

    Sumber tersebut menyebutkan bahwa selama ini sudah berkoordinasi dengan mantan Ketua PDI Perjuangan Kota Surabaya Saleh Ismail Mukadar untuk acara yang akan dihadiri sekitar 150 kader itu. Saleh selama ini dikenal dekat dengan Bambang Dwi Hartono, bekas wali kota yang kini menjabat Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan. “Saya tidak hanya ngomong, ini ada bukti surat dukungannya,” kata sumber itu.

    Liasion Officer tim pemenangan pasangan Rasiyo-Lucy, Didik Darmadi, enggan menanggapi acara yang akan digelar oleh timnya itu. Dia juga mengunci mulut saat didesak. “Maaf saya tidak bisa mengomentari acara itu,” ujarnya.

    Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan tidak mempermasalahkan bila ada kader yang membelot tidak mau mendukung Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Menurut Adi, persoalan itu sudah biasa dan pernah terjadi tiga kali. “Memang ada segelintir orang yang masa lalunya merupakan bagian dari PDI Perjuangan namun kemudian mengambil pilihan politik yang berbeda,” kata dia.

    Apabila pembelotan benar-benar terjadi, kata dia, PDI Perjuangan Kota Surabaya akan mengecek apakah orang-orang tersebut masih sebagai anggota aktif atau bukan. “Apabila mereka masih anggota aktif maka akan kami laporkan ke induk organisasi,” katanya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.