Ridwan Kamil Pilih Istilah Apartemen Rakyat Ketimbang Rusun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Ridwan Kamil (ketiga kiri) saat melihat area Rusunawa Rancacili, yang akan dipakai oleh warga yang rumahnya kena gusuran usai meresmikan pembangunan blok rusunawa baru, Bandung, 30 Juni 2015. Anggaran apartemen rakyat ini dibiayai Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat. TEMPO/Prima Mulia

    Walikota Ridwan Kamil (ketiga kiri) saat melihat area Rusunawa Rancacili, yang akan dipakai oleh warga yang rumahnya kena gusuran usai meresmikan pembangunan blok rusunawa baru, Bandung, 30 Juni 2015. Anggaran apartemen rakyat ini dibiayai Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Membangun rumah susun merupakan salah satu solusi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di kota-kota besar di Indonesia. Tidak hanya di Jakarta, rumah susun untuk menampung warga miskin yang tidak mampu membeli rumah juga diterapkan di Kota Bandung.

    Meski demikian, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil enggan menggunakan kalimat rumah susun untuk menyebut gedung hunian gabungan bertingkat itu. Pria yang akrab disapa Emil ini lebih nyaman menggunakan istilah apartemen rakyat ketimbang rumah susun.

    "Rumah susun dan apartemen itu sama saja. Kalau boleh kita sebut apartemen saja supaya lebih terhormat," kata Emil, Kamis, 8 Oktober 2015.

    Rencananya, di Kota Bandung bakal dibangun banyak apartemen rakyat. Dari 12 rencana pembangunan, baru satu apartemen rakyat yang sudah bisa dihuni. Lokasinya berada di Rancacili, Kecamatan Rancasari.

    Beberapa hari lalu, Ridwan Kamil juga telah melakukan market sounding untuk mencari investor yang bersedia membangun satu apartemen lain yang berlokasi di Paldam, Jalan Jakarta, Kota Bandung.

    "Ada empat tower. Itu proyek kedua. Dalam beberapa bulan ke depan, lokasi-lokasi sisanya akan kita lakukan lelang investasi juga. Ini menarik. Kita sudah merekayasa investasi. Jadi, walaupun ini rumah susun, kita lakukan branding apartemen rakyat," tutur Ridwan Kamil.

    Apartemen rakyat yang akan dibangun, Ridwan Kamil melanjutkan, nantinya juga bertujuan untuk menampung warga gusuran yang selama ini menempati lahan milik pemerintah tanpa izin. "Animonya sudah sangat banyak. Secara informal, ini menunjukkan mimpi punya rumah luar biasa susah. Makanya saya bertekad apartemen rakyat ini harus berhasil," ucap Ridwan Kamil.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.