Tinjau Bencana Asap, Hari Ini Jokowi ke Sumatera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas kebakaran lahan di desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015. Jokowi melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kalimantan Selatan. ANTARA/Herry Murdy Hermawan

    Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas kebakaran lahan di desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015. Jokowi melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kalimantan Selatan. ANTARA/Herry Murdy Hermawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo siang ini terbang menuju Pulau Sumatera untuk meninjau bencana asap. Jokowi terbang pada pukul 10.15 WIB dengan menggunakan pesawat Kepresidenan BBJ-2 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

    "Kita mau ke Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Sumatera Barat. Ke tempat yang ada asap," kata Jokowi saat meninjau proses pengeboran Mass Rapid Transportation di Bundaran Senayan, Kamis, 8 Oktober 2015.

    Menurut Jokowi, saat ini pemerintah fokus pada pengerahan pasukan untuk masuk ke titik api yang sangat parah di Sumatera. "Kita memang baru konsentrasi. Kemarin rapat pengerahan pasukan untuk masuk ke sana karena titik api sangat merah sekali," katanya.

    Kota-kota yang akan dikunjungi adalah Pekanbaru dan Jambi. Di kedua kota itu jarak pandang jauh di bawa batas normal. Alternatif lainnya adalah menuju Padang dan melalui jalan darat menuju Provinsi Riau. Setelah meninjau bencana asap, Presiden dan rombongan akan mengunjungi beberapa Posko Layanan Kesehatan Masyarakat yang tersebar di kota dan kabupaten di Provinsi tersebut.

    Dalam kunjungan itu, Presiden didampingi oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Marwan Fajar, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.