Kisah Eks Tapol Dibui 12 Tahun di Penjara Kalisosok

Reporter

Pidato Presiden Sukarno di hadapan para pendukung PKI yang menunjukkan bagaimana komunisme juga menjadi kekuatan yang membawa Indonesia menuju identitas Negara yang kuat, dengan semangat nasionalis, agama dan komunis. wikipedia. org

TEMPO.CO, Surabaya - Jam di dinding menunjukkan pukul 01.30, bulan September 1968. Pintu rumah di Jalan Ngagel Tirto Gang 2, Surabaya, itu digedor cukup keras. Si pemilik rumah, Bambang Ruswanto Tikno Hadi berfirasat tak enak. Dia bertahan di kamar dan istrinya, Judita Marini Rahayu memilih membukakan pintu.

Sayup-sayup suara istrinya bisa ia dengar dari balik tembok. Suara istrinya menantang satu peleton pasukan Korem 084 bersenjata lengkap menunjukkan surat jika ingin menangkap suaminya. Suara keras sang istri seperti menjadi sinyal agar ia melarikan diri. Tetap dengan memakai celana pendek dan kaos tidur, Bambang menyelinap keluar dari daun jendela kamar.

Dia menembus kepekatan malam dengan merangkak menuju gang kecil di samping rumahnya. Baru beberapa langkah, sebuah laras panjang menempel di pipi kanannya. “Angkat tangan!” perintah si pemilik senjata. Bambang memasrahkan diri, inilah akhir dua tahun pelariannya.

Bambang kemudian ditendang di depan istrinya. Lalu diseret sejauh setengah kilometer dan dilemparkan ke dalam truk. Di dalam truk Gezz Rusia itu, sudah ada delapan laki-laki bernasib sama dengannya. Truk memasuki sebuah rumah besar di Jalan Tambak Sari. Ia kembali dilempar dalam ruangan sempit yang telah berisi 60 laki-laki dan perempuan.

Jam 2.30 Bambang menjalani interograsi. Seluruh pakaian dilucuti, tersisa celana dalam. Tentara di depannya bertanya siapa saja teman-teman Bambang yang belum tertangkap. Saat dia jawab tidak tahu, Bambang yang saat itu berusia 28 tahun dihujani alat setrum.

Lima hari mengalami penyiksaan di posko, Bambang bersama 60 tahanan lain digelandang ke Penjara Kalisosok, Surabaya. Ia menempati kamar nomor 5 di Blok G1. Dalam ruangan berukuran 4x8 meter, Bambang harus berbagai ruang hidup bersama 90 tahanan lainnya. “Padahal ruangan idealnya hanya bisa ditempati 20 orang saja,” kata dia mengenang.

Selanjutnya > Bambang Ruswanto menjadi target






Daftar Buku yang Membedah Peristiwa G30S

10 jam lalu

Daftar Buku yang Membedah Peristiwa G30S

Banyak buku yang diterbitkan dalam beragam versi membahas peristiwa G30S. Di antara buku itu ada Gestapu 65 PKI, Sjam, Bung Karno Nawaksara dan G30S.


Satu Peristiwa Empat Nama: Apa Beda G30S, Gestapu, Gestok, dan G30S/PKI

14 jam lalu

Satu Peristiwa Empat Nama: Apa Beda G30S, Gestapu, Gestok, dan G30S/PKI

Tiap 30 September, Indonesia mengenang tragedi kelam G30S. Terdapat beberapa istilah lainnjya seperti Gestapu, Gestok dan G30S/PKI.


Foto Bersama Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani Sebelum G30S di Museum AH Nasution

18 jam lalu

Foto Bersama Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani Sebelum G30S di Museum AH Nasution

Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani sempat berfoto bersama 2 bulan sebelum peristiwa G30S. Foto tersebut bisa dilihat di Museum AH Nasution.


Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani Foto Bersama 2 Bulan Sebelum Tragedi G30S

3 hari lalu

Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani Foto Bersama 2 Bulan Sebelum Tragedi G30S

Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani Nasution dikenal akrab semasa hidupnya. Mereka menjadi korban dalam penyerangan G30S dini hari itu.


Kya-kya Kembali Jadi Alternatif Wisata Malam di Kota Surabaya

13 hari lalu

Kya-kya Kembali Jadi Alternatif Wisata Malam di Kota Surabaya

Setelah bertahun-tahun mati suri, kini Wisata Kya-kya Surabaya atau Wisata Pecinan Kembang Jepun yang ada di Jalan Kembang Jepun Surabaya itu kembali hidup. #InfoTempo


Kemeriahan Bulan Kemerdekaan di Kota Pahlawan

43 hari lalu

Kemeriahan Bulan Kemerdekaan di Kota Pahlawan

Berbagai perayaan untuk mengingatkan bahwa Kota Surabaya adalah Kota Pahlawan. Kini saatnya berjuang dalam semangat gotong-royong melawan kemiskinan dan kebodohan.


Atasi Genangan Pusat Kota, Pemkot Surabaya Minta Riol Belanda Dimanfaatkan

22 Juli 2022

Atasi Genangan Pusat Kota, Pemkot Surabaya Minta Riol Belanda Dimanfaatkan

Setelah dibangun box culvert di bawah pedestrian, riol Belanda di bawahnya justru tidak difungsikan.


Inovatif dan Solutif, Pemkot Surabaya Raih Sederet Penghargaan

11 Juli 2022

Inovatif dan Solutif, Pemkot Surabaya Raih Sederet Penghargaan

Penghargaan yang diraih antara lain dari MURI, Baznas, hingga Serikat Perusahaan Pers.


729 Tahun Surabaya, Raden Wijaya Kalahkan Pasukan Mongol dan Cerita Sura - Baya

31 Mei 2022

729 Tahun Surabaya, Raden Wijaya Kalahkan Pasukan Mongol dan Cerita Sura - Baya

Surabaya hari ini berulang tahun ke-729. Penanda kemenangan Raden Wijaya, pendiri Majaphir berhasil kalahkan pasukan Mongol.


Dispendik Surabaya Optimalisasi Kesiapan Server hingga Masifkan Sosialisasi

23 Mei 2022

Dispendik Surabaya Optimalisasi Kesiapan Server hingga Masifkan Sosialisasi

Serangkaian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada jenjang SMP Negeri dan SD Negeri di Kota Surabaya, Jawa Timur sudah dimulai.