Terkuat di ASEAN, Berapa Gaji TNI Dibanding Negara Tetangga?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan TNI melakukan demo Yongmoodo dalam upacara  peringatan HUT TNI ke 70 di Cilegon  - Banten, 5 Oktober 2015. TEMPO/Amston Probel

    Pasukan TNI melakukan demo Yongmoodo dalam upacara peringatan HUT TNI ke 70 di Cilegon - Banten, 5 Oktober 2015. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Tentara Republik Indonesia (TNI) dianggap sebagai salah satu kekuatan militer paling diperhitungkan di dunia. Berdasarkan Global Firepower (GFP),  sebuah situs yang menyediakan analisis kekuatan militer sebagian besar negara di dunia, TNI masuk peringkat 12 terkuat di dunia sekaligus sebagai yang terkuat di Asia Tenggara atau ASEAN. Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah akan menjamin kesejahteraan prajurit. Sebab, "TNI yang terdidik dan terlatih tidak akan menjadi kekuatan yang efektif apabila prajurit dan keluarganya tidak sejahtera," ujar Jokowi dalam perayaan Ulang Tahun TNI ke-70 di Cilegon kemarin Senin, 5 Oktober 2015. Meski beberapa tahun terakhir naik, tampaknya gaji prajurit Indonesia masih lebih rendah dibanding tentara di negara tetangga.

    Tahun lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menaikkan gaji TNI dari gaji pokok terendah (golongan Tamtama) Rp 1.393.000 menjadi Rp 1.476.600 per bulan, sedangkan gaji pokok tertinggi golongan perwira tinggi (Jenderal, Laksamana, atau Marsekal) naik dari Rp 5.025.000 menjadi Rp 5.326.400. Tahun ini Presiden Joko Widodo juga melakukan hal yang sama. Gaji pokok golongan Tamtama terendah dinaikkan menjadi Rp 1.565.200 per bulan, sedangkan gaji pokok tertinggi golongan perwira tinggi naik menjadi Rp 5.646.100.

    Dibandingkan dengan negara tetangga, gaji pokok prajurit Indonesia masih jauh tertinggal. Di Singapura, gaji seorang prajurit berpangkat Sersan mencapai Rp 11,29 juta per bulan dengan perhitungan nilai tukar Rupiah 10.300 per Dollar Singapura. Sedangkan di Indonesia, gaji prajurit berpangkat Sersan berkisar pada Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta atau hampir seperempat gaji di Singapura.

    Gaji pokok prajurit Indonesia juga lebih rendah dibanding Malaysia. Gaji tertinggi seorang prajurit berpangkat Letnan Satu di sana mencapai Rp 7,8 juta per bulan. Sedangkan di Indonesia gaji tertinggi prajurit di pangkat yang sama adalah Rp 4,4 juta per bulan. Penghitungan gaji itu berdasarkan asumsi nilai tukar Rupiah 3.300 per Ringgit Malaysia. Gaji seorang Sersan Satu di Malaysia bahkan lebih tinggi dibanding gaji seorang Jenderal, Laksamanan, dan Marsekal di Indonesia yang hanya memperoleh gaji Rp 5,3 juta per bulan. Gaji seorang Jenderal di Malaysia mencapai Rp 23,4 juta per bulan.

    Anggaran pengeluaran militer Indonesia, termasuk untuk membayar gaji prajurit, mencapai US$ 6,9 miliar per tahun. Nilai itu termasuk 30 terbesar di dunia. Berikut perbadingan anggaran pengeluaran militer sejumlah negara di dunia pada 2015 (US$)

    1. Amerika Serikat     : 577,1 miliar
    2. Cina                     : 145 miliar
    3. Rusia                    : 60,4 miliar
    4. Arab Saudi             : 56,7 miliar
    5. Inggris                  : 51,5 miliar
    6. Jepang                  : 41,6 miliar
    7. Jerman                  : 40,2 miliar
    8. Prancis                  : 40 miliar
    9. India                     : 38 miliar
    10. Brazil                   : 34,7 miliar
    11. Italia                   : 34 miliar
    12. Korea Selatan       : 33,1 miliar
    13. Australia               : 26,1 miliar
    14. Turki                    : 18,1 miliar
    15. Israel                   : 17 miliar
    16. Kanada                : 15,7 miliar
    17. Emirat Arab           : 14,3 miliar
    18. Kolumbia              : 12,1 miliar
    19. Spanyol                : 11,6 miliar
    20. Afganistan            : 11,5 miliar
    21. Taiwan                  : 10,7 miliar
    22. Aljazair                 : 10,5 miliar
    23. Belanda                : 9,8 miliar
    24. Singapura             : 9,7 miliar
    25. Polandia               : 9,3 miliar
    26. Korea Utara          : 7,5 miliar
    27. Pakistan               : 7 miliar
    28. Meksiko               : 7 miliar
    29. Norwegia              : 7 miliar
    30. Indonesia             : 6,9 miliar

    ANANDA TERESIA|EVAN|AGUNG SEDAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.