BNPB Akan Gunakan Bahan Kimia untuk Padamkan Kebakaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Ishomuddin

    TEMPO/Ishomuddin

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan lembaganya akan mencoba menggunakan zat kimia untuk memadamkan api. Uji coba akan dilakukan di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. "Saya akan coba gunakan 40 ton bahan kimia itu," kata Willem di kantornya, Selasa, 6 Oktober 2015.

    Bahan kimia itu berupa bubuk yang akan dicampur dengan air, kemudian dimasukkan ke mobil pemadam kebakaran untuk disemprotkan ke titik api. Badan Nasional Penanggulangan Bencana sedang mencari alat transportasi untuk mengangkutnya ke lokasi. Diperkirakan, bahan itu tiba di tempat sepekan mendatang. "Sedang disiapkan bahan kimianya, butuh waktu satu minggu.”

    Ogan Komering Ilir dijadikan lokasi percobaan karena jumlah titik apinya masih sangat tinggi. Menurut pantauan citra satelit, sebanyak 466 titik api masih aktif di Sumatera Selatan.

    Bahan kimia itu merupakan produk temuan Randall Hartolaksono, ilmuwan asal Surabaya, yang sudah diuji coba di berbagai laboratorium luar negeri. Menurut berbagai sumber, produk antiapi Randall menggunakan sari pati kulit singkong.

    Produk-produk temuan Randall telah mendapat sertifikat uji standar dari beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Ia memiliki perusahaan kimia bernama Hartindo Chemicatama Industri yang memiliki pabrik perakitan di Jakarta, Surabaya, Malaysia, Singapura, Taiwan, Inggris, dan Thailand.

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.