Di Makassar, Jonan Langsung Pimpin Rapat Pencarian Aviastar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim SAR gabungan TNI AU dan Basarnas bersiap menumpang di pesawat Aviastar PK-BRS di Bandara Hasanuddin, Makassar, 5 Oktober 2015. Tim tersebut akan melakukan pencarian di wilayah laut teluk Kabupaten Bone dan Kabupaten Siwa. TEMPO/Badauni

    Tim SAR gabungan TNI AU dan Basarnas bersiap menumpang di pesawat Aviastar PK-BRS di Bandara Hasanuddin, Makassar, 5 Oktober 2015. Tim tersebut akan melakukan pencarian di wilayah laut teluk Kabupaten Bone dan Kabupaten Siwa. TEMPO/Badauni

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Iganasius Jonan memimpin rapat koordinasi pencarian pesawat Aviastar di Ruang Emergency Operation Centre Fire Station Bandara Sultan Hasanuddin, Senin, 5 Oktober, sekitar pukul 13.25 Wita.

    Jonan langsung memimpin rapat koordinasi lintas satuan itu setibanya di Kota Daeng. Rapat yang berlangsung tertutup tersebut diikuti Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat Brigadir Jenderal Ike Edwin, Kepala Polres Maros Ajun Komisaris Besar Lafri Prasetyono, Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Brigadir Jenderal TNI Ivan Ahmad, serta pimpinan PT Angkasa Pura (Persero).

    Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan dan Barat Komisaris Besar Frans Barung Mangera, yang turut hadir dalam pertemuan itu, menyampaikan bahwa rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Jonan tersebut berlangsung sekitar 40 menit.

    Dalam rapat terbatas itu, tim SAR gabungan menyampaikan perkembangan pencarian yang sudah dilaksanakan dalam tiga hari terakhir.

    Barung menuturkan pihak kepolisian menyampaikan kesiapan penuh membantu Basarnas melakukan pencarian, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara.

    Kepala Polda Sulselbar Inspektur Jenderal Pudji Hartanto Iskandar sudah menginstruksikan enam kepala Polres yang daerahnya dilintasi Aviastar untuk turut melakukan operasi pencarian bersama tim SAR gabungan.

    Barung menambahkan, pihaknya juga sudah menyiagakan pasukan Brigade Mobil yang disiagakan di Kota Parepare dan Kabupaten Bone untuk membantu pencarian jalur darat.

    "Pasukan Brimob siap sedia bila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu pencarian jalur darat yang sekarang mengarah ke penyisiran hutan dan pegunungan," ujar Barung, Senin, 5 Oktober 2015.

    Menteri Jonan menolak berkomentar setelah rapat. Ia sebatas berlalu setelah keluar dari ruang Emergency Operation Centre Fire Station Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ke ruangan lain untuk beristirahat.

    Jonan mengaku masih menunggu Kepala Basarnas Marsekal Madya F.H.B. Soelistyo, yang masih melakukan pencarian pesawat yang hilang.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.