HUT TNI ke-70, 'Bon Jovi' Sambut KRI Dewa Ruci  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal TNI AL KRI Dewaruci tiba di Komando Lintas Laut Militer Tanjung Priok, Jakarta, (11/10) setelah mengikuti Operation Sail 2012 di Amerika Serikat dalam peringatan 200 Tahun Perang Besar. TEMPO/Yosep Arkian

    Kapal TNI AL KRI Dewaruci tiba di Komando Lintas Laut Militer Tanjung Priok, Jakarta, (11/10) setelah mengikuti Operation Sail 2012 di Amerika Serikat dalam peringatan 200 Tahun Perang Besar. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Cilegon - Sejumlah atraksi dalam perayaan HUT TNI ke-70 di Cilegon, Banten, mulai dipertontonkan. Setelah atraksi paralayang, KRI Dewa Ruci tampak berlayar menuju dermaga, mendekati panggung utama.

    KRI Dewa Ruci dengan tiang utama berwarna kuning serta layar berwarna putih menuju dermaga disambut lagu Bon Jovi berjudul It's'My Life yang dinyanyikan kelompok orkestra TNI Angkatan Darat. Kelompok orkestra "manggung" di atas KRI Oswald Siahaan yang buang sauh di depan panggung utama. KRI Oswald parkir bersebelahan dengan KRI Dewa Ruci yang baru tiba.

    Setelah menyanyikan lagu Bon Jovi, kelompok orkestra yang merupakan anggota TNI membawakan lagu dari grup band Scorpions, Dust In The Wind. Lagu The Beatles yang berjudul Hey Jude juga dibawakan oleh kelompok orkestra tersebut.

    Sebelum kedatangan KRI Dewa Ruci, tampak puluhan penerjun TNI AU melayang-layang di atas langit Dermaga Kiat. Belasan paramotor juga beratraksi membawa spanduk bertuliskan Dirgahayu TNI ke-70.

    Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan "pertempuran" Angkatan Udara dan Angkatan Laut menunjukkan kebijakan pemerintah sebagai poros maritim dunia. Panglima Kostrad, Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi menjadi komandan upacara. Sedangkan, Presiden Joko Widodo menjadi instruktur upacara.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.