Atlet Sepeda BMX Tewas Saat Tanding Indonesia Open

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rider dari Indonesia melakukan trik di nomor flatland BMX freestyle di kompetisi Indonesia Open X Sports Championship di Bandung, Jawa Barat, 4 Oktober 2015. Ajang ini melombakan olahraga skateboard dan BMX. TEMPO/Prima Mulia

    Rider dari Indonesia melakukan trik di nomor flatland BMX freestyle di kompetisi Indonesia Open X Sports Championship di Bandung, Jawa Barat, 4 Oktober 2015. Ajang ini melombakan olahraga skateboard dan BMX. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Seorang peserta meninggal dunia saat mengikuti turnamen Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) di Bandung. Sepeda BMX yang ditunggangi Taufan Munggaran saat bertanding, tidak mendarat dengan mulus dan setang sepedanya mengenai bagian ulu hati.

    IOXC 2015 merupakan ajang olahraga ekstrim yang diselenggarakan lima asosiasi, yaitu Asosisasi BMX Indonesia, Federasi Skateboard Indonesia, Indonesia Freestyle Rollerblading (IFR), Asosiasi Bolabasket Indonesia, dan Indonesia Bboy Community. Ajang yang mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dan PT Telkom Indonesia itu digelar sejak Jumat hingga Ahad, 2-4 Oktober 2015 di Telkom University Convention Hall, Bandung.

    Pihak kampus menyatakan belasungkawa atas musibah tersebut. "Atas nama Sivitas Akademika, saya mengucapkan duka sedalam-dalamnya atas meninggalnya Taufan, salah satu anak muda yang punya potensi dan prestasi,” ujar Wakil Rektor Bidang IV, M. Yahya Arwiyah, lewat siaran pers, Ahad, 4 Oktober 2015.

    Peristiwa itu terjadi Sabtu, 3 Oktober 2015, sekitar pukul 16.00 WIB. Taufan terjatuh saat melakukan aksi terbang dengan menggunakan sepeda BMX yang dikendarainya. Namun sepedanya tidak mendarat dengan mulus dan setang sepedanya sempat menusuk bagian ulu hatinya.

    Setelah terjatuh, warga Kebon Gedang, Kiaracondong, Bandung, ini sempat berdiri beberapa detik. Namun dia kemudian ambruk dan pingsan. Tim medis lalu memberikan pertolongan pertama dan melarikan Taufan dengan ambulans menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Anak tunggal yang sudah mencintai sepeda BMX sejak duduk di bangku SD itu menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.

    Wakil Rektor Yahya Arwiyah berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati.

    “Kita sama-sama berduka dan harus dapat mengambil hikmah dari peristiwa ini. Semoga dalam setiap kegiatan apapun kita lebih berhati-hati,” katanya.

    Sementara itu dalam jumpa pers yang digelar oleh panitia IOXC 2015, Pembina BMX Bandung Asep Tubagus Tresnadi mengatakan, Taufan merupakan rider BMX potensial. Dia sudah menjadi pemain profesional olahraga ekstrem ini meski usianya masih sangat muda.

    "Pada ajang kali ini, dia masuk grup pro, yang bersanding dengan peserta dari Perancis dan Hungaria," katanya.

    IOXC kali ini merupakan yang ketujuh setelah sebelumnya diselenggarakan di Denpasar, Makassar, Palembang, Jogja, dan Semarang. Pesertanya datang dari dalam dan luar negeri seperti Thailand, Perancis, dan Hungaria.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.