Titik Panas Sumatera Melonjak Jadi 1.199, Sumatera Selatan Terbanyak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara melintas di jalan yang dipenenuhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, 30 September 2015. Sumatera Selatan masih menjadi daerah penyumbang titik panas terbanyak mencapai 177 titik. ANTARA/Rony Muharrman

    Pengendara melintas di jalan yang dipenenuhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, 30 September 2015. Sumatera Selatan masih menjadi daerah penyumbang titik panas terbanyak mencapai 177 titik. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Satelit Terra dan Aqua memantau terjadi lonjakan titik panas di sejumlah wilayah Sumatera yang mencapai 1.199 titik. Jumlah tersebut jauh meningkat dibanding hari sebelumnya sebanyak 111 titik.

    Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru Sugarin mengatakan Sumatera Selatan masih menjadi daerah penyumbang titik panas terbanyak, yakni 1.045 titik. "Titik panas terpantau pukul 05.00," ucap Sugarin, Minggu, 4 Oktober 2015.

    Sugarin menjelaskan, titik panas juga muncul di lima daerah lain, seperti Jambi sebanyak 96 titik, Bangka Belitung 1 titik, Kepulauan Riau 1 titik, dan Sumatera Utara 1 titik.

    Sedangkan wilayah Riau terpantau ada enam titik panas yang tersebar di Indragiri Hilir sebanyak empat titik dan Indragiri Hulu dua titik. "Tingkat kepercayaan di atas 70 persen, yakni enam titik," tutur Sugarin.

    Menurut Sugarin, secara umum, cuaca di Riau cerah berawan diselimuti kabut asap. Peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tidak merata terjadi di Riau utara dan tengah. "Temperatur maksimum 31-33 derajat Celcius," ujarnya.

    Kabut asap pekat sisa kebakaran hutan dan lahan mengepung Riau. Hal itu menyebabkan jarak pandang di beberapa wilayah menurun, seperti Pekanbaru hanya 300 meter, Rengat 100 meter, Dumai 300 meter, dan Pelalawan 100 meter.

    RIYAN NOFITRA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.