Cari Pesawat Aviastar, TNI Sisir Pegunungan Luwu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah pesawat Aviastar saat parkir di bandara perintis Aeropala, di Pulau Selayar, di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, 12 September 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

    Sebuah pesawat Aviastar saat parkir di bandara perintis Aeropala, di Pulau Selayar, di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, 12 September 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Palopo - Ratusan personel TNI dan Polri dikerahkan menyisir pegunungan Pakkalolo, Bua, dan pegunungan Bastem, Kabupaten Luwu.

    Komandan Rayon Militer, Wara, Kapten CBA, Marten Luter, mengatakan pasukan TNI jajaran Kodim 1403 Sawerigading Palopo dikerahkan ke pegunungan di Kabupaten Luwu. Setiap informasi yang diperoleh dari masyarakat, kata dia, langsung ditindaklanjuti.

    "Ada beberapa informasi dari masyarakat yang kita tindak lanjuti. Sore kemarin, masyarakat di Kecamatan Bua mendengar suara pesawat melintas, dan melintasi pegunungan Pakkalolo. Informasi itu kita sinkronkan dengan berbagai informasi lain, termasuk rute yang dilalui Aviastar," kata Marten Luter, Sabtu, 3 Oktober 2015.

    Marten menambahkan, proses pencarian pesawat dipimpin langsung Komandan Kodim 1403 Sawerigading Palopo Letnan Kolonel Infanteri Cecep Sutendi, yang saat ini masih berada di pegunungan Pakkalolo dan Bastem. Informasi terakhir dan perkembangan pencarian belum dapat diketahui karena tidak ada sinyal.

    "Belum ada info terbaru, dan kami meminta agar masyarakat dan keluarga penumpang Aviastar tidak gampang percaya informasi yang simpang siur. Kalau sudah A1, pasti kami publikasikan, semuanya masih menduga-duga," ujar Marten.

    Selain di pegunungan, proses pencarian juga dilakukan di perairan Teluk Bone, Palopo, Malangke, Luwu, dan Luwu Utara. Kepolisian bersama Badan SAR Nasional mengerahkan semua personelnya untuk melakukan pencarian.

    HASWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.