PESAWAT HILANG KONTAK, Ada Dua Bayi di Dalam Aviastar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aviastar

    Aviastar

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kepala Kepolisian Resor Luwu, Ajun Komisaris Besar Muhammad Endro, mengatakan pesawat milik Aviastar rute Masamba-Makassar yang hilang konta, Jumat, 2 Oktober 2015 sekitar pukul 14.39 Wita, membawa tiga awak dan tujuh penumpang.

    Hingga kini, nasib mereka belum jelas seiring dengan hilang kontaknya pesawat Twin Otter DHC-6 bernomor register PKBRM itu. Kepolisian masih berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti otoritas bandara dan Basarnas ihwal kabar hilang kontaknya pesawat itu.

    Berdasarkan data Polres Luwu Utara, 7 penumpang pesawat itu terdiri atas 4 orang dewasa, 1 anak dan 2 bayi. Rinciannya yakni Nurul Fatin M, Lisa Falentin, Riza Arman, Sakhi Arqam, M Natsir, Afif (bayi) dan Raya (bayi). Adapun, 3 kru pesawat yakni Iri Afriadi (pilot), Yudhistira (co-pilot) dan Sukris (teknisi).

    Pesawat itu diperkiran mulai hilang kontak dengan waktu tempuh penerbangan 11 menit dari wilayah Palopo, tepatnya Bandara Bua, Kabupaten Luwu.  "Iya benar, pesawat rute Masamba-Makassar itu hilang kontak. Kami masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Pesawat itu membawa 10 orang yakni 7 penumpang dan 3 kru," kata Endro.

    Adapun, jarak Masamba ke Makassar berkisar 480 kilometer. Waktu tempuh penerbangan diperkirakan 70 menit. Pesawat Aviastar itu dilaporkan bertolak dari Bandara Andi Djemma, Kabupaten Luwu Utara, Jumat, 2 Oktober, sekitar pukul 14.25 Wita.

    Setelah 11 menit take-off, "burung besi" itu hilang kontak dari menara pemantau Bandara Andi Djemma. Pesawat itu sendiri seharusnya sudah tiba di Makassar sekitar pukul 15.35 Wita. 


    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.