KPK Terus Usut Isi Rekaman Terkait Pengamanan Dana Bansos  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Isteri Gubernur Sumatera Utara, Gatot Puji Nugroho, Evy Susanti dikawal petugas usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 5 Agustus 2015. Evy diperiksa untuk pertama kalinya usai dilakukan penahanan atas dirinya oleh pihak KPK pada 3 Agustus 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Isteri Gubernur Sumatera Utara, Gatot Puji Nugroho, Evy Susanti dikawal petugas usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 5 Agustus 2015. Evy diperiksa untuk pertama kalinya usai dilakukan penahanan atas dirinya oleh pihak KPK pada 3 Agustus 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    BISNIS.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan tidak akan membiarkan begitu saja isi rekaman percakapan antara Evy Susanti, istri Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, dengan M. Yagari Bhastara yang menyebut upaya pengamanan penanganan kasus dana bantuan sosial (bansos) di Kejaksaan Agung dalam pertemuan di kantor Partai NasDem.

    "Itu juga kita mau tahu secara jelas. Diamankan itu maksudnya gimana? Kalau mengamankan itu pakai duit, ini kan masalah," ujar Zulkarnain, Wakil Ketua KPK, Kamis, 1 Oktober 2015.

    Namun, Zulkarnain masih enggan berkomentar terkait dengan proses penyidikan terhadap pihak-pihak yang telah dimintai keterangan seperti Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella, Ketua DPRD Sumatera Utara Ajib Syah, Gatot serta Evy.

    Seperti diberitakan sebelumnya, sempat ada pertemuan di kantor Partai NasDem yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti, OC Kaligis, dan juga wakil gubernur Sumatra Utara, Tengku Erry Nuradi.

    Menurut Kaligis, pertemuan itu bermaksud mendamaikan Gubernur Gatot Pujo Nugroho dan Wakil Gubernur Tengku Erry. Namun, Kaligis menolak jika dikatakan pertemuan tersebut perihal dana bansos dan terkait dengan Partai NasDem.

    Jaksa penuntut umum memutar sadapan pembicaraan antara Evy dan Gary dalam sidang suap hakim dan panitera dengan terdakwa Syamsir Yusfan.

    Dalam rekaman tersebut, Evy sempat menyebutkan upaya pengamanan dana bansos Sumatera Utara yang disebut Evy sebagai upaya agar suaminya tidak terseret dalam kasus tersebut.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.