3 Menteri Jokowi Belum Lapor Kekayaan ke KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru di Gedung KPK, Jakarta, 2 Juli 2015. ANTARA/Reno Esnir

    Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru di Gedung KPK, Jakarta, 2 Juli 2015. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua sementara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi mengatakan belum semua menteri baru Jokowi melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.

    Dari empat nama baru di kabinet hasil reshuffle Agustus lalu, baru Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang sudah lapor harta ke KPK. "Sampai hari ini baru Pak Pramono yang lapor," kata Johan Budi di gedung KPK, Kamis, 1 Oktober 2015.

    Pramono menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada KPK, Senin, 28 September 2015. Pramono didapuk menduduki kursi Sekretaris Kabinet yang sebelumnya dipegang Andi Widjajanto.

    Selain Pramono, ada tiga menteri baru yang dilantik Jokowi pada Agustus, yakni Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang menggantikan Sofyan Djalil, Menko Maritim Rizal Ramli yang menggantikan Indroyono Soesilo, dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong yang menggantikan Rachmat Gobel. Adapun Sofyan Djalil dan Luhut Panjaitan hanya digeser posisinya di kabinet.

    Johan Budi mengimbau para menteri baru segera melaporkan harta kekayaan mereka ke LHKPN. "Kami mengimbau menteri yang baru dilantik juga Komisaris BUMN yang baru," kata Johan. Menurut Johan, setiap penyelenggara negara wajib menyerahkan LHKPN pada KPK.

    MOYANG KASIH DEWIMERDEKA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.