Gayus Tambunan Tak Hadir, Sidang Perceraian Ditunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto terpidana pajak Gayus Halomoan Tambunan saat berada di sel isolasi Lapas Sukamiskin, Bandung, 21 September 2015. Facebook.com/@Devan T Wyndantara

    Foto terpidana pajak Gayus Halomoan Tambunan saat berada di sel isolasi Lapas Sukamiskin, Bandung, 21 September 2015. Facebook.com/@Devan T Wyndantara

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pengadilan Agama Negeri Jakarta Utara Achmad Zainullah mengatakan sidang perceraian Gayus Tambunan dan istrinya, Milana Anggraeni ditunda. "Karena tergugat dan penggugat hanya diwakili kuasa hukum," kata dia kepada Tempo, Rabu, 30 September 2015.

    Menurut Achmad, yang menjadi ketua hakim di persidangan Gayus, sidang selanjutnya akan berlangsung pada 21 Oktober nanti. Saat itu, kata dia, kedua belah pihak diharapkan hadir dalam persidangan.

    Achmad menjelaskan, jika salah satu pihak tidak hadir pada persidangan selanjutnya, maka pengadilan akan mengirimkan surat. "Untuk tanggal 21 Oktober, biar kuasa hukum yang menghadirkan kedua belah pihak," katanya.

    Untuk Gayus yang berada di dalam Lembaga Persidangan Gunung Sindur, ucap Achmad, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pengadilan Agama Bogor jika Gayus tidak hadir dalam persidangan. "Seperti pada 9 September lalu, Gayus datang karena kami minta ke Pengadilan Agama Bandung," katanya.

    Kuasa hukum Gayus, Junder Tambunan, tidak mau menjelaskan ihwal tidak datang kliennya. "Kami akan berusaha Gayus akan datang bulan depan," katanya.

    Adapun kuasa hukum Milana, Muallim Tampa, mengatakan kliennya tidak hadir karena sedang sakit. "Persidangan bulan depan Milana akan hadir," katanya.

    Sebelumnya, kasus perceraian ini mencuat ketika pemilik akun Facebook bernama Baskoro Endrawan mem-posting foto Gayus sedang makan di restoran di Jakarta Selatan. Saat itu Gayus makan seusai menghadiri persidangan cerai pada 9 September lalu.

    Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menyebut Gayus tolol. "Itu tolol banget itu. Gayus kan tolol dia," kata Yasonna, setelah rapat terbatas di Kantor Presiden, Senin, 21 September 2015.

    HUSSEIN ABRI YUSUF

    Video Terkait:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.