KBRI Pulangkan 35 WNI Korban Perdagangan Orang di Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga negara Indonesia korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) menutupo wajahnya saat dipulangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, 3 Desember 2014. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Warga negara Indonesia korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) menutupo wajahnya saat dipulangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, 3 Desember 2014. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, memulangkan 35 warga negara Indonesia (WNI) korban tindak pidana perdagangan orang ke Tanah Air pada Rabu, 30 September 2015.

    KBRI Kuala Lumpur menyatakan 27 dari korban kejahatan perdagangan orang itu merupakan korban jaringan Iyadh Mansour, gembong sindikat perdagangan manusia yang mengirim WNI ke Timur Tengah melalui Malaysia.

    Seorang lainnya yang bernama Riamis merupakan korban kejahatan perdagangan orang yang selama dua tahun bekerja di Kelantan, Malaysia, tetapi tidak pernah mendapat gaji dan sering mendapat perlakuan kasar dari majikan.

    KBRI Kuala Lumpur juga memfasilitasi pemulangan empat WNI yang sakit, yaitu Benni (37), Dede Julia (30), Ngatini (43), dan Yani (21 th), serta tiga WNI yang berangkat ke Malaysia tidak sesuai prosedur yang berlaku, yakni Munah (45), Isah (40), dan Zupmiati (43).

    Kementerian Luar Negeri akan mendorong instansi terkait menelusuri agen yang memberangkatkan ketiga WNI tersebut tanpa mengikuti prosedur yang berlaku serta menindak mereka jika terbukti bersalah.

    Sementara WNI yang sedang sakit dan memerlukan penanganan medis akan diberi perawatan lanjutan setibanya di Indonesia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.