El Nino, Kabut Asap Diramalkan Pindah ke Indonesia Timur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kebakaran hutan di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, 18 September 2015. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan ada perusahaan Malaysia yang diduga turut andil dalam pembakaran hutan di Indonesia. ANTARA/Nova Wahyudi

    Foto udara kebakaran hutan di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, 18 September 2015. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan ada perusahaan Malaysia yang diduga turut andil dalam pembakaran hutan di Indonesia. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar meminta masyarakat untuk mewaspadai bencana El-Nino di enam provinsi. Karena El Nino yang menimpa enam provinsi tersebut bisa memicu kondisi darurat asap yang berbahaya.

    "Setelah kejadian ini bisa lebih dahsyat lagi di daerah yang terkena El Nino. Kita harus persiapkan, kalau melihat kelakuan alamnya sudah mulai muncul di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Maluku, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara," kata Siti di kompleks Istana, Senin, 28 September 2015.

    Siti Nurbaya mengatakan masyarakat harus mengantisipasi bahaya asap di enam provinsi tersebut. Selain itu, pemerintah sudah mulai fokus mengantisipasi kondisi darurat asap di enam provinsi itu. Jika hanya fokus ke Kalimantan dan Sumatera, katanya, maka Indonesia akan menerima risiko yang lebih berat. "Jadi kalau kami masih bergelut di Riau, Palangkaraya, Sumatera Selatan, kita akan babak belur. Kami sudah antisipasi, persoalan kebakaran sudah harus masuk ke langkah permanennya," ujar Siti.

    Menurut dia, ada beberapa langkah yang harus segera dilakukan agar dampak yang dihasilkan karena El Nino bisa diminimalisasi. Langkah pertama, kata Siti, adalah pemberlakuan disinsentif bagi perusahaan pembakar untuk mencegah kebakaran. Kedua, penguatan infrastruktur kebakaran, penguatan masyarakat serta langkah-langkah permanen untuk mengatasi lahan gambut. "Untuk lahan gambut misalnya, lahan itu kami tetapkan sebagai lahan konservasi, jadi tidak bisa dimanfaatkan," katanya.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.