Jenderal Gatot Sebut HUT TNI Bakal Menegangkan, Ada Apa?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Jupiter Aerobatic TNI AU beraksi dalam rangkaian acara upacara peringatan HUT ke-69 TNI AU Tahun 2015 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 9 April 2015. Acara tersebut menampilkan demo darat dan atraksi udara. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Tim Jupiter Aerobatic TNI AU beraksi dalam rangkaian acara upacara peringatan HUT ke-69 TNI AU Tahun 2015 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 9 April 2015. Acara tersebut menampilkan demo darat dan atraksi udara. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , Jakarta: Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo, mengatakan persiapan acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 70 sudah hampir selesai. "Acaranya pokoknya lebih menegangkan," ucapnya di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu 27 September 2015.

    HUT TNI tahun ini akan diadakan di Pantai Indah Kiat, Cilegon, Banten, pada 5 Oktober 2015 mendatang. Prosesnya dimulai pukul 09.00 WIB. Gatot menolak mengatakan acara ini megah. "Bukan megah tapi menegangkan, karena akan ada demostrasi pertempuran udara dan laut," ujar dia.

    Baca juga:
    Kasus Muncikari  Artis ke Jaksa:  Dari 80 Wanita, AS Termahal
    Bulan Darah,  28 September Kiamat? Resah, Ini Kata Gereja

    Gatot mengundang masyarakat menghadiri acara ini. Karena, kata dia, acara ini merupakan pesta rakyat juga. Menurut Gatot, simulasi pertempuran udara dan laut dipilih sebagai sajian utama, karena mengikuti tema besar pemerintah Indonesia, yakni, menjadi poros maritim dunia."Negara ini perlu, sangat penting, dan harus segera memiliki keunggulan udara dan laut,” ujar Gatot. “Untuk itu kami akan menyuguhkan demonstrasi pertempuran di udara dan laut."

    Acara HUT TNI  juga, kata Gatot, akan menampilkan keunggulan prajurit angkatan udara dan angkatan laut kepada masyarakat. Para personel yang beraksi nanti dibekali peluru tajam. "Jadi jangan ada yang coba-coba berenang di laut nantinya," ujar Gatot.

    Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Agus Supriatna, menjelaskan, angkatan udara melibatkan sekitar 5000 personel dalam simulasi pertempuran. Baik di udara maupun di darat. "Sudah direncakan oleh panitia, bagaimana operasi udara dan operasi lautnya," kata Agus kepada Tempo.

    Agus mencontohkan pertempuran di udara, yakni penghancuran sasaran dari udara ke bawah (darat). Juga penghancuran sasaran di atas laut. "Kami akan gerakkan pesawat-pesawat angkatan udara," kata Agus. Dia berharap, dengan aksi tentara nanti, masyarakat jadi mengerti tentang alutsista. "Alutsista adalah milik rakyat, uangnya dari rakyat. Jadi mereka juga bisa melihat, oo.. seperti itu kemampuan dari alat-alat utama sistem senjata kita," kata dia.

    Sedangkan untuk keamanan, Agus mengatakan, TNI juga sudah mempersiapkan tentara. Kemananan terdiri dari ring satu, ring dua, dan ring tiga. "Kami sudah hitung berapa radiusnya, berapa blas dari bomnya. InsyaAllah tidak terjadi apa-apa."

    REZKI ALVIONITASARI

    Baca juga:
    Kasus Muncikari  Artis ke Jaksa:  Dari 80 Wanita, AS Termahal
    Jokowi Pakai Topi Gaul 62, Mau Tiru Gaya Rappe J-Flow?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.