TRAGEDI MINA: Belum Ada Korban dari Embarkasi Padang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenda para penggemar Apple saat menunggu toko dibuka untuk mendapatkan iPhone 6s dan 6s Plus di Sydney, Australia, 24 September 2015. Untuk iPhone 6s dibandrol sekitar 12 juta - 15 juta rupiah, sedangkan 6s Plus 13 juta - 17 juta rupiah. AP/Glenn Nicholls

    Tenda para penggemar Apple saat menunggu toko dibuka untuk mendapatkan iPhone 6s dan 6s Plus di Sydney, Australia, 24 September 2015. Untuk iPhone 6s dibandrol sekitar 12 juta - 15 juta rupiah, sedangkan 6s Plus 13 juta - 17 juta rupiah. AP/Glenn Nicholls

    TEMPO.CO, Padang- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Salma K Memed, memastikan belum ada jamaah haji asal Embarkasi Padang yang menjadi korban insiden Mina."Dari laporan Daker Mekah, tidak ada jemaah haji asal Sumatera Barat yagng menjadi korban insiden Mina. Juga tidak ada yang dilaporkan hilang," kata Salma kepada Tempo, Ahad 27 September 2015.

    Namun, kata Salman, petugas haji asal Embakasi Padang masih tetap melakukan pendataan jemaah haji dengan mengunjungi sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Untuk memastikan tidak ada satupun jemaah haji asal Sumatera Barat yang menjadi korban.

    Menurutnya, lokasi tragedi Mina yang berada di jalan 204 bukan jalur jemaah asal Sumatera Barat untuk menuju Jamarat. Salman meminta jamaah haji asal Sumatera Barat untuk mengikuti imbauan dari PPIH Arab Saudi. Sebab, jalur untuk jamaah haji Indonesia sudah diatur. Sehingga jangan sampai masuk ke jalur lainnya."Jalur kita sudah diatur. Yaitu di Asia Tenggara, lantai tiga," ujarnya.

    Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Sumatera Barat Syamsuir Ilyas, yang saat ini berada di Tanah Suci mengatakan, hingga saat ini belum ada jemaah asal Embarkasi Padang yang ditemukan menjadi korban insiden Mina. Namun pihaknya tetap terus melakukan pendataan.

    "Kita juga belum mendapatkan laporan adanya jemaah asal Sumatera Barat yang belum kembali ke maktab," ujarnya saat dihubungi Tempo, Ahad 27 September 2015.

    Sebelumnya, diinformasikan ada 99 anggota jemaah haji yang masih hilang. Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia Slamet Effendy Yusuf mendapat kabar teranyar bahwa 113 orang dari 225 jemaah haji Indonesia yang dikabarkan hilang sudah kembali ke maktab atau pemondokan masing-masing.

    Menurut dia, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekah melaporkan masih terdapat 112 jemaah yang belum jelas nasib dan posisinya pasca-tragedi Mina pada Kamis kemarin.

    ANDRI EL FARUQI

    Video Terkait:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.